
"Sudah pulang satu minggu yang lalu, namun saya belum dapat cerita banyak dari keluarga karena sudah setengah bulan ini saya bekerja di Lampung," kata Dahri, Kamis (28/12/2023).
Saat Junita kembali, ia hanya membawa pakaian yang ada di tubuhnya dan tidak membawa sepeda motornya. Dahri mengungkapkan bahwa keluarga belum mengetahui di mana motor Junita berada.
"Pulang tidak membawa sepeda motornya. Dia hanya datang dengan baju di badannya saja. Kita tidak tahu di mana motornya," ungkapnya.
Dahri juga menjelaskan bahwa keluarga belum mengetahui di mana Junita tinggal selama hampir satu bulan pergi dari rumah.
"Belum ada cerita selama ini dia tinggal dimana. Ini saja sudah pulang dia pergi lagi katanya tinggal di rumah bibinya tidak tahu bibi yang di Jalabaring atau di OKI. Mungkin dia malu untuk kembali ke rumah, jadi memilih untuk tinggal di rumah bibinya," tambahnya.
Terkait dengan mahar pernikahan, Dahri menyampaikan bahwa uang mahar sebesar Rp 20 juta sudah dibayar oleh orang tua Junita namun masih dalam proses cicilan.
"Sudah dibayar Rp 15 juta dari meminjam uang, sisanya Rp 5 juta lagi nanti. Orang tuanya minta waktu hingga 6 bulan. Sementara untuk uang tebus malu, keluarga dari laki-laki sudah tidak meminta lagi. Mereka sudah ikhlas," bebernya.
Keji! Pemuda ini Perkosa dan Sodomi Siswi SMP Hingga Tewas
"Uang Rp 15 juta itu keluarga Suparman yang datang ke Junita untuk mengambilnya bukan orang tua Junita yang mendatangi. Tapi yang sisa Rp 5 juta lagi kalau bisa dibayar cepat, namun orang tua Junita tidak bisa, jadi minta waktu selama 6 bulan," tambah Dahri.
Sebelumnya, Junita membatalkan pernikahannya dengan Suparman, pacarnya selama 5 tahun, dan keluarga laki-laki meminta uang mahar dan uang tebus malu sebesar Rp 25 juta.***