
Musyawarah Besar KOMPAS: Perkuat Solidaritas, Nis Murib Resmi Terpilih sebagai Ketua Baru
Hadir sebagai narasumber, tiga inovator GDI yakni Vincent Joe Salim, Aurelia Jessica Wirawinata, dan Mikhail Alexander D.P. Mereka mengupas bagaimana kolaborasi lintas disiplin, kreativitas, serta pemanfaatan AI secara etis dan produktif dapat menjadi kunci dalam menjawab tantangan zaman.
Diskusi yang dipandu oleh host Mita tersebut berlangsung dinamis dan interaktif. Para pembicara menekankan bahwa generasi muda tidak boleh hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi harus bertransformasi menjadi pencipta solusi berbasis teknologi.
Menurut para inovator GDI, sinergi antara kemampuan manusia dan kecerdasan buatan membuka peluang besar untuk menghadirkan inovasi yang lebih efektif, efisien, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. AI dinilai bukan sebagai pengganti peran manusia, melainkan sebagai alat pendukung yang dapat memperkuat kapasitas berpikir, analisis, dan pengambilan keputusan.
Kegiatan ini juga menjadi ajang untuk mengajak generasi muda agar terus mengasah kreativitas, membangun kolaborasi, dan berani mengeksplorasi potensi AI dalam berbagai bidang, mulai dari pendidikan, bisnis, sosial, hingga pengembangan teknologi.
Sambut Piala Dunia 2026, Wali Kota Palembang Buka Friendly Match dan Siapkan Nobar di Tepi Sungai Musi
GDI menyampaikan apresiasi kepada RRI Pro 4 Palembang, para narasumber, serta seluruh pendengar yang telah mengikuti diskusi tersebut. Melalui forum ini, diharapkan semakin banyak anak muda yang terdorong untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya mengikuti tren teknologi, tetapi juga mampu menciptakan dampak nyata bagi masa depan.
Semangat kolaborasi, inovasi, dan pemanfaatan kecerdasan buatan menjadi pesan utama bahwa masa depan yang berdampak dapat diwujudkan melalui generasi yang adaptif, kreatif, dan visioner dalam memanfaatkan teknologi.***