
Ketua Aliansi Muda Muhammadiyah, Tumada, menjelaskan bahwa pelaporan terhadap Pandji tidak dilakukan secara tiba-tiba. Menurutnya, langkah tersebut lahir dari diskusi internal yang cukup panjang dan dilandasi rasa keberatan terhadap sejumlah materi yang dianggap bermasalah.
Ia menyebut, ada bagian dalam Mens Rea yang dinilai menyerempet dan membawa-bawa nama organisasi secara kolektif. Tumada menegaskan bahwa gerakan yang dilakukan AMM bersifat organik dan muncul dari kegelisahan kader.
Setelah melalui pembahasan bersama, AMM menilai ada potongan pernyataan yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Salah satu poin utama yang dipersoalkan adalah pernyataan Pandji yang menyebut Muhammadiyah dan NU memperoleh izin pengelolaan tambang sebagai bentuk balas jasa politik dari Presiden terpilih Prabowo Subianto.
Menurut Tumada, narasi tersebut berisiko membangun opini publik yang keliru karena menyeret organisasi secara menyeluruh. Ia menilai, jika ada keterlibatan individu, maka tidak tepat jika dikaitkan langsung dengan institusi organisasi.
Pasca laporan tersebut mencuat, Pimpinan Pusat Muhammadiyah memberikan penegasan bahwa Aliansi Muda Muhammadiyah bukan merupakan organisasi resmi dalam struktur Muhammadiyah. Ketua Biro Komunikasi dan Pelayanan Umum PP Muhammadiyah, Edy Kuscahyanto, menyatakan bahwa laporan yang diajukan AMM tidak dapat dianggap mewakili sikap resmi organisasi.
Menanggapi hal tersebut, Tumada mengaku tidak mempermasalahkan sikap PP Muhammadiyah. Ia mengakui bahwa AMM memang berada di luar struktur formal, meskipun sebagian besar anggotanya merupakan warga Muhammadiyah. Menurutnya, posisi di luar struktur justru memungkinkan AMM bersikap lebih kritis dan responsif terhadap isu yang berkembang.
AMM juga menegaskan bahwa mereka memahami komedi sebagai bentuk ekspresi. Namun, menurut mereka, konteks menjadi berbeda ketika materi tersebut disajikan di ruang publik dengan jangkauan global seperti Netflix.
Tumada menilai bahwa konten komedi tetap memiliki dampak sosial, terlebih jika menyangkut institusi keagamaan yang memiliki basis massa besar. Kutipan Pandji yang menyebut pengelolaan tambang sebagai imbalan suara politik dinilai berpotensi menciptakan persepsi negatif terhadap organisasi keagamaan.
Seiring bergulirnya polemik, sikap pelapor pun mengalami perubahan. AMM menegaskan bahwa laporan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyeret Pandji ke penjara. Langkah hukum yang diambil, kata Tumada, lebih ditujukan sebagai sarana klarifikasi dan evaluasi melalui jalur yang sah.
Bahkan, AMM kini membuka ruang dialog dan komunikasi langsung dengan Pandji Pragiwaksono sebagai upaya mencari solusi yang lebih konstruktif dan menyejukkan.
Di sisi lain, Pandji Pragiwaksono merespons polemik tersebut dengan nada santai. Dari New York, ia menyampaikan bahwa kondisinya baik-baik saja dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang diterimanya.
Viral Lolos Pemeriksaan, Pramugari Gadungan Terbang Rute Palembang–Jakarta
Pandji mengatakan dirinya tengah menjalani aktivitas seperti biasa dan menutup pernyataannya dengan pesan hangat kepada para penikmat stand-up comedy, seraya berharap semua pihak tetap sehat dan berpikir jernih.
Kasus Mens Rea yang semula bergulir dengan tensi tinggi kini memasuki babak baru. Dari laporan bernada keras hingga terbukanya peluang dialog, polemik ini menjadi refleksi bersama tentang batas komedi, kebebasan berekspresi, serta sensitivitas isu keagamaan di ruang publik.***