
Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pengurus masjid. Setelah dilakukan pengecekan ke lantai tiga Masjid Miftahul Jannah, warga mendapati kedua korban sudah dalam kondisi tidak bernyawa.
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Brebes, Farid Nur Aziz, menjelaskan bahwa hasil pemeriksaan medis menunjukkan adanya luka bakar di hampir seluruh bagian tubuh korban. Selain itu, kondisi jasad yang sudah membusuk mengindikasikan bahwa kematian terjadi sekitar empat hingga lima hari sebelum ditemukan.
“Dari hasil visum, ditemukan luka bakar di tubuh korban. Penyebab kematian dipastikan akibat tersengat aliran listrik,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Ia menambahkan, di lokasi kejadian ditemukan kabel listrik yang menjuntai di area lantai atas masjid. Hal tersebut diduga kuat menjadi sumber sengatan listrik yang menyebabkan kedua korban meninggal dunia. Polisi memastikan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dalam kasus ini.
Sebelumnya, kedua korban dilaporkan hilang sejak Jumat (20/3/2026). Keluarga bahkan telah melaporkan kehilangan tersebut ke pihak kepolisian serta menyebarkan informasi melalui selebaran dan media sosial.
Seorang kerabat korban, Marhadi (37), mengungkapkan bahwa terakhir kali ia bertemu dengan salah satu korban saat berada di lantai atas masjid untuk melakukan pekerjaan pemasangan instalasi listrik. Saat itu, korban sempat meminta bantuan untuk diantar, namun permintaan tersebut tidak dapat dipenuhi karena kesibukan.
Sejak saat itu, kedua korban tidak kembali ke rumah hingga akhirnya dinyatakan hilang oleh keluarga, bahkan pada hari Lebaran mereka juga tidak kunjung muncul.
Penemuan jasad ini menutup pencarian keluarga yang telah berlangsung selama beberapa hari. Meski demikian, pihak keluarga menyatakan menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi lebih lanjut.
“Kami sudah ikhlas, mungkin ini sudah menjadi takdir,” ujar pihak keluarga.
Datang di Luar Daftar Tamu, Kehadiran Anies Baswedan di Cikeas Saat Halalbihalal Susilo Bambang Yudhoyono Jadi Perbincangan
Setelah proses identifikasi dan pemeriksaan selesai dilakukan di RSUD setempat, jenazah kedua korban kemudian diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kewaspadaan terhadap instalasi listrik, terutama di area terbuka atau bangunan yang masih dalam proses pengerjaan.***