
Upaya evakuasi dilakukan oleh aparat bersama warga setempat dan berlangsung selama kurang lebih dua jam. Proses ini tidak berjalan mudah, karena macan tutul menunjukkan perilaku agresif dengan berulang kali mengamuk dan mencoba menyerang siapa pun yang mendekat.
Dalam insiden tersebut, dua orang dilaporkan mengalami luka serius. Keduanya terluka akibat cakaran dan gigitan macan tutul saat berusaha membantu proses pengamanan hewan liar tersebut. Para korban segera mendapatkan penanganan medis usai kejadian.
Awalnya Korban Pencurian, Pemilik Toko Ponsel Justru Jadi Tersangka
Setelah berhasil dikendalikan, macan tutul diamankan menggunakan karung dan sementara dibawa ke Markas Komando Kepolisian Sektor (Polsek) Pacet. Selanjutnya, satwa dilindungi tersebut direncanakan akan dipindahkan ke pusat rehabilitasi satwa liar di kawasan Cikembulan, Kabupaten Garut.
Di lokasi rehabilitasi, macan tutul akan menjalani pemeriksaan kesehatan dan pemulihan kondisi sebelum akhirnya dilepasliarkan kembali ke habitat alaminya. Sementara itu, warga setempat mengungkapkan bahwa kejadian serupa bukan kali pertama terjadi. Mereka menyebut kemunculan hewan liar di sekitar permukiman sudah beberapa kali dialami, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keselamatan warga.***