Website Thinkedu

Pemilik Brand Thanksinsomnia Beri Klarifikasi Usai Diterpa Dugaan Pelecehan Seksual

Pemilik Brand Thanksinsomnia Beri Klarifikasi Usai Diterpa Dugaan Pelecehan Seksual
Foto : Pemilik Brand Thanksinsomnia Beri Klarifikasi Usai Diterpa Dugaan Pelecehan Seksual
Lingkaran.id - Pengusaha muda sekaligus pemilik brand lokal Thanksinsomnia, Mohan Hazian, akhirnya menyampaikan klarifikasi terkait dugaan kasus pelecehan seksual yang belakangan mencuat dan ramai diperbincangkan di media sosial.

Isu tersebut bermula dari sebuah utas yang diunggah di platform X, di mana seorang perempuan membagikan pengalamannya saat terlibat sebagai talent dalam sesi pemotretan dan pengambilan video untuk sebuah brand lokal. Dalam unggahan itu, pemilik brand disebut berinisial M.

Pelajar Korea Utara Terancam Hukuman Mati Gegara Tonton Squid Game

Perempuan tersebut mengisahkan bahwa saat kegiatan berlangsung, ia bekerja bersama dua fotografer, salah satunya berinisial M, serta seorang talent scouter yang sebelumnya menghubunginya untuk pekerjaan tersebut. Selama proses pemotretan, ia mengaku tidak menemukan kejanggalan dan seluruh rangkaian kegiatan berjalan layaknya kerja profesional.

Namun, situasi disebut berubah setelah sesi pemotretan selesai. Korban mengaku sempat mengira akan diajak makan bersama di luar lokasi, tetapi justru diminta kembali masuk ke area photoshoot. Dalam pengakuannya, ia menyebut mengalami tindakan tidak pantas yang dilakukan secara paksa, meskipun dirinya berusaha menolak. Peristiwa tersebut diklaim meninggalkan trauma dan rasa takut yang mendalam.

Menanggapi tudingan yang beredar, Mohan Hazian menyampaikan pernyataan terbuka melalui akun Instagram pribadinya, @mohanhazian. Ia mengawali klarifikasinya dengan menyampaikan permohonan maaf atas kegaduhan yang timbul dan dampaknya terhadap banyak pihak.

“Saya menyadari situasi ini telah menimbulkan kekecewaan, ketidaknyamanan, bahkan luka bagi banyak orang. Dari hati yang paling dalam, saya menyampaikan permohonan maaf,” tulis Mohan dalam unggahannya, Selasa (10/2).

Mohan mengakui dirinya sebagai manusia tidak luput dari kesalahan dan pernah mengambil keputusan yang keliru di masa lalu. Namun demikian, ia dengan tegas membantah tuduhan pelecehan seksual yang diarahkan kepadanya.

“Saya perlu menegaskan bahwa saya tidak seperti yang dituduhkan. Saya bukan seorang pemerkosa dan tidak pernah melakukan pemerkosaan terhadap siapa pun,” tegasnya.

Ia juga meminta masyarakat untuk menyikapi persoalan tersebut secara objektif dan tidak semata-mata menarik kesimpulan dari informasi yang belum sepenuhnya terverifikasi. Menurutnya, tidak semua narasi yang beredar di ruang publik mencerminkan kondisi yang sebenarnya.

Dalam pernyataannya, Mohan turut menyinggung adanya kesalahan personal di masa lalu yang menurutnya merupakan kekhilafan dengan pihak lain dan telah berdampak pada keluarganya, khususnya istri dan anak. Ia menegaskan bahwa hal tersebut merupakan tanggung jawab pribadinya dan tidak dapat dibenarkan dalam bentuk apa pun.

Temuan Safe House Korupsi Bea Cukai, Menkeu Akui Reformasi Kemenkeu Belum Bersih

Mohan mengaku siap menerima konsekuensi sosial atas situasi yang berkembang, termasuk hilangnya kepercayaan dan pekerjaan. Ia menyebut hal tersebut sebagai pelajaran berat dalam proses memperbaiki diri ke depan.

“Kehilangan kepercayaan dan berbagai konsekuensi lainnya menjadi pengingat bagi saya untuk terus berbenah. Saya kembali memohon maaf kepada semua pihak yang merasa kecewa atau terluka,” tulisnya.

Di akhir pernyataannya, Mohan juga meminta agar orang-orang di sekitarnya yang tidak mengetahui persoalan ini tidak diseret atau dikaitkan dengan polemik yang tengah berlangsung.***

Berita Lainnya
Video Lingkaran
Berita Populer Bulan ini
Program Kontributor Lingkaran ID
Berita Terbaru
banyuasin.cerdas|ESN