
Purbaya menegaskan, dirinya tidak memiliki kekhawatiran terkait isu tersebut karena merasa telah menjaga integritas sebagai pejabat negara. Menurutnya, selama tidak menerima uang secara ilegal, maka tidak ada alasan untuk takut terhadap proses hukum.
Ia juga menyinggung bahwa dengan posisi dan penghasilan yang diperolehnya saat ini, dirinya tidak memiliki kebutuhan maupun alasan untuk melakukan praktik suap. Justru, menerima uang dari pihak tertentu akan menempatkannya pada situasi yang sangat berisiko dan berpotensi menghambat tugasnya sebagai Menteri Keuangan.
Lebih lanjut, Purbaya menduga pernyataan Noel tersebut kemungkinan dipicu oleh rasa kecewa atau persoalan pribadi. Namun demikian, ia menegaskan isu itu tidak akan memengaruhi fokus dan agenda reformasi perpajakan yang tengah dijalankan Kementerian Keuangan di bawah kepemimpinannya.
Bendahara negara itu menekankan bahwa komitmen menjaga integritas merupakan prinsip utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Selama ini, kata Purbaya, dirinya selalu berupaya menjauhkan diri dari praktik yang dapat menimbulkan konflik kepentingan maupun persoalan hukum.
Spanyol Absen dari Dewan Perdamaian Trump, Sanchez Buka Alasannya
Purbaya menambahkan, satu-satunya pihak yang menjadi tanggung jawab langsung dalam pekerjaannya adalah Presiden. Di luar itu, ia mengaku tidak terpengaruh oleh berbagai komentar atau tudingan yang berkembang di ruang publik.
Dengan sikap tersebut, Purbaya memastikan tetap fokus melanjutkan tugas dan kebijakan strategis di Kementerian Keuangan tanpa terganggu isu yang dinilainya tidak berdasar.***