Lingkaran.id - Komunitas Mahasiswa Papua Sriwijaya (KOMPAS) sukses menyelenggarakan Musyawarah Besar (MUBES) sebagai forum tertinggi organisasi yang berlangsung pada Kamis (19/2/26). Mengusung tema “Mempererat Kebersamaan untuk Membangun KOMPAS yang Lebih Solid dan Berintegritas”, kegiatan ini menjadi momentum strategis untuk mengevaluasi kinerja kepengurusan, merumuskan arah kebijakan, serta memilih kepemimpinan baru.
Musyawarah Besar merupakan agenda penting yang diselenggarakan secara berkala sebagai bentuk implementasi prinsip demokrasi organisasi. Kegiatan ini tidak hanya menjadi wadah pengambilan keputusan strategis, tetapi juga ruang refleksi bersama guna memperbaiki sistem, memperkuat struktur organisasi, serta meningkatkan kualitas program kerja yang berdampak nyata bagi anggota dan masyarakat.
Sambut Piala Dunia 2026, Wali Kota Palembang Buka Friendly Match dan Siapkan Nobar di Tepi Sungai MusiSeluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib dan penuh semangat kebersamaan. Agenda dimulai dengan pembukaan resmi, dilanjutkan dengan serangkaian persidangan yang meliputi:
- Sidang pleno pembahasan tata tertib dan agenda.
- Penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) pengurus periode sebelumnya.
- Pemilihan ketua baru secara demokratis.
- Penetapan hasil sidang dan penutupan.
Meskipun melalui proses diskusi dan persidangan yang mendalam, dinamika yang terjadi mencerminkan kedewasaan berorganisasi serta partisipasi aktif dari seluruh anggota KOMPAS.
Ketua Demisioner KOMPAS, Alfian Tebai, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang telah diberikan selama masa kepemimpinannya. Ia menegaskan bahwa keberhasilan organisasi adalah hasil kerja kolektif seluruh anggota.
"Harapan saya, kepengurusan selanjutnya mampu menjaga persatuan, meningkatkan kualitas program, serta mempertahankan integritas organisasi sebagai fondasi utama keberlanjutan KOMPAS," ujar Alfian. Sebagai bentuk penghormatan, para peserta MUBES secara bersama-sama menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan loyalitas yang telah ia berikan selama menjabat.
Berdasarkan hasil musyawarah mufakat, Nis Murib resmi terpilih sebagai Ketua KOMPAS periode selanjutnya. Dalam sambutan perdananya, Nis Murib menyatakan komitmennya untuk menjaga amanah dengan penuh tanggung jawab, meningkatkan solidaritas antaranggota, serta mengembangkan program kerja yang inovatif dan inklusif. Ia menegaskan bahwa kepemimpinannya akan berlandaskan prinsip transparansi dan semangat pelayanan.
Siapa Papa Zola? Sosok yang Mendadak Viral dan Ramai Dibicarakan Netizen"KOMPAS harus terus berkembang menjadi rumah bersama yang mempersatukan mahasiswa Papua, memperkuat kapasitas akademik, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah, dan bangsa," tegasnya.
Dengan berakhirnya Musyawarah Besar ini, seluruh anggota diharapkan semakin mempererat kebersamaan dan memperkuat komitmen kolektif. Semangat persatuan yang terbangun di forum ini diharapkan menjadi energi baru bagi perjalanan KOMPAS dalam mewujudkan visi organisasi ke depan yang lebih profesional dan solid.***