
Dalam kunjungannya tersebut, Ratu Dewa mengaku sengaja mendatangi langsung kediaman teman-temannya untuk mengenang masa lalu sekaligus menjaga hubungan yang telah terjalin sejak lama. Ia menyebut setiap pertemuan membawa kembali cerita dan kenangan yang tak terlupakan.
GMKI Pertanyakan Anggaran Rp486,9 Juta untuk Meja Biliar Pimpinan DPRD Sumsel: Di Mana Kepekaan Wakil Rakyat?
Menurutnya, masa sekolah menjadi periode penuh perjuangan, terutama saat kondisi ekonomi yang terbatas. Bahkan, ia mengingat dirinya sebagai salah satu siswa dengan postur paling kecil di kelas, yang kerap menjadi bahan candaan sekaligus dikuatkan oleh teman-temannya.
“Setiap teman punya cerita masing-masing. Mereka juga yang dulu selalu menemani saya di masa-masa sulit,” ungkapnya.
Meski waktu telah berlalu dan kesibukan semakin padat, ia bersyukur hubungan pertemanan tersebut tetap terjaga hingga kini. Baginya, silaturahmi tidak hanya menjadi tradisi saat Lebaran, tetapi juga bentuk penghargaan terhadap perjalanan hidup yang pernah dilalui bersama.
Ratu Dewa berharap, ke depan ia masih memiliki kesempatan untuk terus menjalin komunikasi dan berkunjung ke sahabat-sahabat lainnya yang belum sempat ditemui.
Palembang Bersolek, Ratu Dewa Tekankan Nilai Sejarah dalam Setiap Pembangunan
“Semoga silaturahmi ini tetap terjaga, dan ke depan bisa kembali menyambangi teman-teman yang lain,” ujarnya.
Kegiatan ini menunjukkan bahwa di tengah kesibukannya sebagai kepala daerah, nilai kebersamaan dan persahabatan tetap menjadi bagian penting dalam kehidupan pribadi Ratu Dewa.