Guru Honorer Non-ASN Dapat Bantuan Tunai Mulai Juli, Ini Syarat dan Nominalnya
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru mengumumkan akan segera menyalurkan bantuan langsung kepada guru honorer non-aparatur sipil negara (non-ASN) yang terdaftar dalam sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Bantuan ini dijadwalkan mulai disalurkan pada Juli 2025.Direktur Jenderal GTK dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menyampaikan bahwa program ini ditujukan khusus bagi guru honorer non-ASN yang belum pernah menerima bantuan sosial dari instansi pemerintah manapun, termasuk Kementerian Sosial maupun tunjangan lainnya.Viral Proses Wisuda SMK Ala Perguruan Tinggi“Penyaluran bantuan untuk guru honorer non-ASN saat ini sedang kami siapkan. Bantuan akan mulai diberikan pada bulan Juli kepada mereka yang belum pernah memperoleh bantuan apa pun sebelumnya,” kata Nunuk pada Jumat (16/5/2025).Bantuan tersebut akan diberikan selama enam bulan, dengan nominal berkisar antara Rp 300.000 hingga Rp 500.000 per bulan, tergantung pada keputusan akhir yang akan ditetapkan oleh Menteri Pendidikan Abdul Mu’ti dan Presiden Prabowo Subianto.Dana bantuan akan ditransfer langsung ke rekening pribadi para guru yang sudah terdaftar dan terverifikasi melalui platform Info GTK. Nunuk menegaskan bahwa proses verifikasi ketat akan dilakukan untuk memastikan bantuan tepat sasaran.“Jumlah guru honorer non-ASN yang akan menerima bantuan ini mencapai sekitar 300 ribu orang. Dana akan ditransfer langsung ke rekening mereka yang sudah tervalidasi,” ungkapnya.Sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan adanya kendala distribusi, Kemendikdasmen juga akan membuka layanan pengaduan. Guru yang merasa memenuhi syarat namun belum menerima bantuan dapat melaporkan melalui laman pengaduan resmi Kemendikdasmen.“Kalau nanti ada guru yang sudah terdaftar di Dapodik dan sudah validasi rekening, tapi belum menerima bantuan, bisa langsung mengakses layanan pengaduan kami,” tambah Nunuk.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di KosanProgram bantuan ini merupakan bagian dari 4 Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang dicanangkan pada peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2 Mei 2025 lalu, oleh Mendikdasmen Abdul Mu’ti bersama Presiden Prabowo Subianto. Salah satu fokus utama PHTC adalah peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik non-ASN yang selama ini kurang mendapat perhatian.Dengan program ini, pemerintah berharap dapat meringankan beban para guru honorer dan mendorong semangat mereka dalam menjalankan tugas mendidik generasi bangsa.***
Read More Viral Grup Facebook Berisi Fantasi Seksual Keluarga 'Fantasi Sedarah'
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Direktorat Reserse Siber Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan intensif terhadap grup Facebook bernama “Fantasi Sedarah”, yang diduga menjadi wadah diskusi menyimpang terkait hubungan seksual antaranggota keluarga.Langkah ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan pemblokiran enam grup Facebook bermuatan menyimpang oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Salah satu dari grup yang diblokir tersebut diduga kuat adalah “Fantasi Sedarah”, yang dinilai menyebarkan konten berbau fantasi seksual menyimpang, termasuk terhadap anak-anak dan hubungan inses.Miris Bocah SD Diduga Dibakar Temannya SendiriAKBP Reonald Simanjuntak, Kepala Sub Bidang Penerangan Masyarakat Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait keberadaan grup tersebut dan akan mengambil langkah tegas.“Direktorat Siber Polda Metro Jaya sudah menerima informasi dan akan menyelidiki serta mendalami akun Facebook tersebut secara menyeluruh,” ujar Reonald, Jumat (16/5/2025).Reonald menyebut, tim siber akan segera mengumpulkan bukti digital serta mengidentifikasi pengelola dan anggota aktif grup untuk menelusuri potensi pelanggaran hukum, termasuk penyebaran konten asusila, eksploitasi anak, dan bentuk kejahatan digital lainnya.“Kami mohon doa dan dukungan agar kasus ini bisa terungkap, dan kejahatan semacam ini bisa dihentikan agar tidak terus berkembang di Indonesia,” tegasnya.Sebelumnya, Komdigi telah mengumumkan pemblokiran terhadap enam grup komunitas di Facebook yang menyebarkan ajaran menyimpang dan mengganggu ketertiban umum. Menurut juru bicara Komdigi, Alexander, pihaknya segera berkoordinasi dengan Meta untuk menonaktifkan akses ke grup-grup tersebut.“Grup ini memuat konten yang bertentangan dengan norma sosial dan hukum yang berlaku, termasuk menyasar pada anak dan hubungan keluarga kandung,” kata Alexander dalam pernyataan resminya.Pemutusan akses ini dilakukan sebagai bagian dari penerapan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak, atau yang dikenal sebagai PP Tunas. Regulasi ini mewajibkan pemerintah dan penyedia platform digital untuk menjaga keamanan ruang digital dari konten berbahaya, terutama yang mengancam hak-hak anak.Viral Proses Wisuda SMK Ala Perguruan TinggiAlexander juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi konten digital di lingkungan masing-masing.“Menjaga ruang digital yang aman bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau platform, tetapi juga membutuhkan keterlibatan masyarakat luas. Jika menemukan konten negatif, segera laporkan melalui kanal aduankonten.id,” pungkasnya.Penyelidikan ini diharapkan menjadi titik awal untuk memberantas komunitas online yang menyebarkan konten menyimpang dan meresahkan masyarakat, serta memastikan ruang digital tetap menjadi tempat yang aman, terutama bagi anak-anak.***
Read More Aldi Maldini Minta Maaf Usai Dituding Tipu Fans, Akui Masalah Finansial
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Aldi Maldini, mantan anggota boyband remaja Coboy Junior (CJR), tengah menjadi sorotan publik setelah namanya dikaitkan dengan dugaan kasus penipuan terhadap para penggemarnya. Isu ini mencuat usai rencana acara makan malam eksklusif (dinner) bersama fans yang dipromosikan Aldi ternyata tidak pernah benar-benar terlaksana, menimbulkan kekecewaan dan kerugian bagi para peserta.Peristiwa ini ramai diperbincangkan di media sosial, salah satunya melalui unggahan akun Instagram @folkkonoha yang membagikan video klarifikasi dan permintaan maaf dari Aldi Maldini. Dalam video tersebut, Aldi secara terbuka mengakui kesalahannya dan menyampaikan penyesalan yang mendalam kepada seluruh pihak yang merasa dirugikan.Pria ini Buat Laporan Palsu Kena Jambret, Takut Ketahuan Istri: Uang Dihabiskan di Tempat Karaoke“Saya ingin menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada semua pihak yang telah saya kecewakan atas kejadian yang belakangan ini terjadi. Saya sadar bahwa apa yang saya lakukan benar-benar tidak dapat dibenarkan dan telah menimbulkan kesan negatif,” ujar Aldi dalam pernyataan videonya.Lebih lanjut, Aldi menjelaskan bahwa tindakan tersebut dipengaruhi oleh kondisi keuangannya yang tengah terpuruk. Ia mengaku telah lama mengalami masalah finansial yang diperparah oleh gaya hidup mewah yang dipaksakan, sehingga menjerumuskannya ke dalam pola hidup “gali lubang tutup lubang”.“Masalah keuangan saya sudah terjadi sejak lama. Saya mencoba bertahan dengan gaya hidup yang tidak sesuai kemampuan dan itu justru memperparah kondisi saya,” tambahnya.Aldi juga menyatakan bahwa saat ini ia tengah berupaya untuk menyelesaikan tanggung jawabnya, termasuk proses pengembalian dana (refund) kepada para penggemar yang telah dirugikan akibat acara dinner yang batal tersebut.“Saat ini proses refund sedang berjalan secara bertahap dan dibantu oleh manajemen TBA. Untuk tanggung jawab lain yang belum terselesaikan, saya memohon waktu agar bisa menyelesaikannya dengan baik,” jelas Aldi.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangDi penghujung video, Aldi kembali meminta maaf dengan tulus dan berharap masyarakat, terutama para penggemarnya yang merasa dirugikan, bersedia membuka pintu maaf untuknya.“Untuk semua yang saya kecewakan, saya mohon maaf. Sekali lagi saya mohon maaf atas semua yang terjadi,” tutupnya dengan nada menyesal.Kasus ini menjadi perhatian publik karena Aldi merupakan sosok yang selama ini dikenal sebagai figur publik sejak kecil, dan kejadian ini membuka diskusi luas mengenai pentingnya pengelolaan keuangan dan tanggung jawab sosial bagi para selebritas.***
Read More Viral Tiktoker Ditalak Suami Saat Live, Disaksikan 24 Ribu Penonton
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Influencer dan pengusaha asal Malaysia, Siti Suriani Wahiddin atau lebih dikenal dengan nama Siti Jamumall, mengalami peristiwa memilukan ketika suaminya, Aiman, menjatuhkan talak saat ia tengah melakukan siaran langsung di TikTok pada Kamis dini hari (15/5/2025).Kejadian emosional itu terjadi tepat pada pukul 01.54 waktu Malaysia. Dalam tayangan live yang ditonton oleh lebih dari 24 ribu pengguna TikTok, terlihat Siti duduk di depan layar ponsel ketika tiba-tiba suaminya masuk dan mengucapkan pernyataan cerai secara langsung.Tragis! Pasien Tewas di Kursi Roda, RS Cikarang Dituding Lalai"Siti Suriani Wahiddin, aku ceraikan engkau dengan talak dua. See you in court," ucap Aiman.Sontak membuat suasana menjadi hening. Siti terlihat terdiam, mencoba menahan tangis, hingga akhirnya menangis saat didekati oleh keluarga dan kerabat yang mencoba menenangkannya. Salah satu dari mereka terdengar untuk menenangkannya.Diketahui, talak ini merupakan yang kedua kalinya dijatuhkan Aiman. Talak pertama sebelumnya terjadi pada 6 Mei 2025 dan sempat diproses di Mahkamah Rendah Syariah Shah Alam. Namun hanya berselang 24 jam, pasangan ini memutuskan untuk rujuk. Sayangnya, hubungan mereka kembali memburuk hingga berujung pada perceraian kedua yang disiarkan langsung secara publik.Siti Jamumall dikenal sebagai pebisnis di bidang kosmetik dan fashion, yang aktif menjajakan produk-produknya secara online melalui platform Jamumall.com serta akun TikTok miliknya, yang memiliki lebih dari 744 ribu pengikut. Karier digitalnya dimulai sejak tahun 2016 melalui Facebook, dan terus berkembang hingga kini.TNI Jaga Kejaksaan, Melanggar atau Kerja Sama Sah?Ia menikah dengan Aiman pada 1 Juni 2024 di Thailand. Dari pernikahan sebelumnya yang berakhir pada 2022, Siti telah memiliki dua orang anak berusia 6 dan 4 tahun. Saat ini, ia diketahui sedang mengandung anak ketiganya dengan usia kehamilan 5 bulan.Peristiwa ini menuai perhatian luas dari masyarakat Malaysia, yang merasa prihatin sekaligus terkejut atas insiden yang terjadi secara terbuka tersebut. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi lanjutan dari pihak Siti maupun Aiman mengenai langkah hukum atau penyelesaian yang akan mereka ambil ke depan.***
Read More Penggeledahan Gudang dan Rumah Pemilik UD Sentoso Seal, Polisi Temukan Ijazah Eks Karyawan
Wulan _ 5 hari yang lalu
Lingkaran.id - Polda Jawa Timur mengungkap penemuan satu lembar ijazah milik mantan karyawan beserta tanda terima penyerahan dokumen pendidikan saat menggeledah gudang milik UD Sentoso Seal di kawasan Margomulyo, Surabaya. Perusahaan tersebut diketahui dimiliki oleh Jan Hwa Diana.Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Jatim, Kombes Pol Farman, menyatakan bahwa barang bukti tersebut ditemukan dalam proses penggeledahan yang berlangsung pada Jumat (16/5/2025).Pria ini Buat Laporan Palsu Kena Jambret, Takut Ketahuan Istri: Uang Dihabiskan di Tempat Karaoke."Kami berhasil menemukan satu ijazah pelapor dan beberapa tanda terima penyerahan ijazah. Namun, sebagian tanda terima lainnya belum berhasil kami temukan," ujar Farman.Selain gudang, petugas juga menggeledah kediaman Jan Hwa Diana di wilayah perbatasan Sidoarjo-Surabaya. Penggeledahan dilakukan oleh tim Inafis dan Subdit Renakta Ditreskrimum Polda Jatim sebagai bagian dari penyelidikan terhadap dugaan penahanan ijazah secara tidak sah oleh perusahaan tersebut.Hingga saat ini, lebih dari 20 orang telah dimintai keterangan terkait kasus ini. Mereka terdiri dari para mantan karyawan yang mengaku sebagai korban, pemilik perusahaan Jan Hwa Diana beserta suaminya Hendy, dan salah satu staf perusahaan bernama Veronika. Farman menambahkan bahwa ketiga terlapor masih berstatus sebagai saksi dalam penyidikan."Mereka cukup kooperatif sejauh ini," imbuhnya.Penyelidikan terus berlanjut guna mengungkap keberadaan dokumen lain yang dilaporkan hilang, seperti SKCK dan dokumen pribadi lainnya. Polda Jatim menduga sebagian barang bukti telah disembunyikan atau dihilangkan."Dari tanda terima yang kami peroleh, terlihat jelas bahwa ijazah memang diserahkan ke pihak perusahaan. Namun, ke mana dokumen tersebut dibawa selanjutnya masih dalam proses penelusuran," jelas Farman.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangSebelumnya, pada Kamis (15/5/2025), penggeledahan dilakukan di empat lokasi berbeda, termasuk tempat tinggal dan tempat usaha milik Diana. Keesokan harinya, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jatim kembali melakukan pemeriksaan di gudang UD Sentoso Seal.UD Sentoso Seal dan para pemiliknya tengah dalam sorotan akibat dugaan tindak pidana berupa penggelapan dokumen ijazah, penipuan, dan penghilangan barang. Puluhan mantan karyawan telah melaporkan kasus ini ke Polda Jatim, yang kini terus mengembangkan penyidikan demi mengungkap kebenaran secara menyeluruh.***
Read More Agus Salim Buka Usaha Kaos Bergambar Wajahnya: Tutup Sementara karena Dihujat Netizen
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Agus Salim, korban penyiraman air keras yang sempat menjadi perbincangan publik karena kisruh soal donasi miliaran rupiah, kini mencoba bangkit melalui jalur wirausaha. Setelah batal menerima donasi sebesar Rp1,3 miliar yang sempat dikampanyekan oleh YouTuber Pratiwi Noviyanthi, Agus beralih profesi menjadi penjual kaos secara online.Pria asal Jawa Barat yang akrab disapa Agus Sedih, memasarkan kaos dengan desain unik: bergambar wajahnya sendiri disertai tulisan "Stolen Night". Menurutnya, desain itu dibuat sebagai bentuk refleksi dari tragedi pahit yang menimpanya, ketika ia menjadi korban penyiraman air keras.PPPK Lulusan S1 Terima Gaji Perdana, Ini Rincian Nominalnya"Desainnya punya nilai sejarah, karena mengingatkan saya pada momen itu. ‘Stolen sight’ itu maksudnya penglihatan saya yang direnggut," ujar Agus pada Kamis (15/5/2025).Namun, langkah barunya tak berjalan sesuai harapan. Agus mengaku hanya berhasil menjual lima potong kaos. Bahkan, niatnya berjualan justru menuai cibiran dan ejekan dari warganet. Ia menyebut banyak yang tidak hanya mengejek, tetapi juga mempermainkan usaha kecilnya secara daring."Sudah usaha, tapi malah banyak yang ngeledek. Ada juga yang pura-pura pesan tapi nggak jadi. Kayak usaha saya dimatiin sama orang," ungkap Agus dengan nada kecewa.Karena tekanan dan komentar negatif yang terus berdatangan, Agus dan istrinya, Emi, memutuskan untuk menghentikan penjualan kaos tersebut untuk sementara waktu. Ia menyebut sang istri bahkan sampai trauma dan memintanya untuk tidak melanjutkan usaha itu lagi."Sedih sih. Kita berhenti dulu. Orang-orang yang menghina itu punya keluarga dan pekerjaan juga, tapi kok enggak bisa punya empati. Saya juga tulang punggung keluarga," ujarnya.Meski demikian, Agus belum menyerah sepenuhnya. Ia berencana untuk kembali mencoba menjalankan usahanya minggu depan, dengan harapan situasi mereda dan netizen bisa lebih bijak."Kalian boleh benci saya, tapi jangan matikan usaha saya. Saya hanya berusaha cari penghasilan dengan cara halal. Mungkin dalam dua minggu ini kita istirahat dulu, nanti minggu depan kita coba lagi," jelasnya.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangAgus juga menyinggung kembali soal bantuan dari Pratiwi Noviyanthi yang sampai saat ini belum ia terima. Perseteruan mereka sebelumnya sempat viral dan menyita perhatian publik, termasuk menyangkut dana donasi yang jumlahnya mencapai miliaran rupiah.Kini, Agus berharap publik bisa lebih memahami kondisinya. Ia hanya ingin melanjutkan hidup dengan usaha kecil yang ia rintis, tanpa dihakimi atau dijatuhkan."Kalau enggak mau beli ya enggak apa-apa, tapi jangan dijelek-jelekin. Saya sudah berusaha. Kalau dijelek-jelekin terus, siapa yang kuat?," tutupnya.***
Read More Pria ini Buat Laporan Palsu Kena Jambret, Takut Ketahuan Istri: Uang Dihabiskan di Tempat Karaoke
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Seorang pria asal Kabupaten Magetan, Jawa Timur, harus berurusan dengan hukum setelah ketahuan merekayasa laporan penjambretan demi menutupi kebohongan kepada keluarganya. Pria tersebut diketahui bernama Moch. Mulyanto, warga Desa Joketro, Kecamatan Parang, Magetan.Awalnya, Mulyanto mengklaim telah menjadi korban penjambretan saat mengendarai sepeda motor melintasi kawasan Sukomoro. Ia melaporkan bahwa tas miliknya, yang berisi uang tunai sebesar Rp 14,7 juta, dirampas setelah dirinya dijatuhkan dari sepeda motor oleh pelaku.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangNamun, keterangan Mulyanto mulai diragukan saat Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Magetan melakukan pra-rekonstruksi di lokasi kejadian. Dari hasil penyelidikan awal, sejumlah kejanggalan mulai terungkap, termasuk tidak ditemukannya barang bukti berupa tas dan ponsel yang diklaim telah dibuang oleh pelaku."Dia mengaku sempat membuang tas yang katanya berisi HP, tapi setelah kami cari, tidak ditemukan. Kejanggalan-kejanggalan ini mendorong kami untuk menggali lebih dalam. Setelah pemeriksaan lanjutan, akhirnya yang bersangkutan mengakui bahwa semua itu hanyalah karangan," ungkap Kasat Reskrim Polres Magetan, AKP Joko Santoso, pada Kamis (15/5/2025).Gugatan Ijazah Jokowi Masuk PN Sleman, Nama Rektor UGM hingga Dosen Pembimbing DiseretDari hasil pemeriksaan, terungkap bahwa uang tersebut sebenarnya merupakan dana kasbon dari tempat Mulyanto bekerja. Alih-alih digunakan untuk kebutuhan keluarga seperti yang dijanjikan, uang itu justru dihabiskan untuk berfoya-foya di tempat karaoke."Motifnya, pelaku ingin menciptakan skenario seolah-olah uang itu hilang karena dijambret, padahal dipakai untuk keperluan pribadi," tambah AKP Joko.Atas perbuatannya, Mulyanto kini dijerat dengan Pasal 220 Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang laporan palsu kepada pihak berwenang. Ia terancam hukuman penjara maksimal satu tahun.***
Read More Jonatan Christie Resmi Mundur dari Pelatnas PBSI, Ini Klarifikasinya!
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Pebulutangkis tunggal putra Indonesia, Jonatan Christie, resmi mengumumkan pengunduran dirinya dari pemusatan latihan nasional (pelatnas) PBSI di Cipayung. Keputusan ini diambil setelah 12 tahun dirinya menjadi bagian dari pelatnas, dan diakuinya bukanlah langkah yang mudah."Ini keputusan yang sudah lama saya pikirkan, bukan sesuatu yang saya ambil secara mendadak," ujar atlet yang akrab disapa Jojo saat memberikan keterangan di Pelatnas PBSI Cipayung pada Kamis, 15 Mei 2025.Hasil Al-Okhdood vs Al-Nassr: Menang 9-0 Tanpa Ronaldo, Peluang ke Liga Champions Asia Terbuka!Jojo mengungkapkan bahwa keinginannya untuk keluar dari pelatnas mulai muncul setelah kegagalannya mencapai target pribadi di Olimpiade Paris 2024. Dalam turnamen tersebut, ia tersingkir sejak babak penyisihan grup usai dikalahkan oleh wakil India, Lakshya Sen. Kekecewaan tersebut bahkan membuat Jonatan sempat berpikir untuk gantung raket di usia 26 tahun."Persiapan menuju Olimpiade sudah dilakukan secara maksimal. Saya dan keluarga sudah berkomitmen penuh untuk itu. Tapi hasilnya memang belum sesuai harapan, dan saya pribadi merasa cukup kecewa," ucapnya."Sempat terlintas di benak saya untuk berhenti total dari bulu tangkis," akunya.Namun, beberapa minggu setelah Olimpiade, Jojo menghabiskan waktu berdiskusi dengan pelatih, keluarga, dan orang-orang terdekatnya. Dari proses itu, ia menyadari bahwa pensiun bukan satu-satunya pilihan yang tersedia.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa Lelang"Akhirnya saya memutuskan untuk tetap bermain, tapi dengan status sebagai pemain profesional. Ini pilihan yang saya ambil dengan banyak pertimbangan dan dukungan dari keluarga. Saya juga sudah berbicara langsung kepada pihak PBSI mengenai hal ini," jelasnya.Dengan keputusan ini, Jonatan akan melanjutkan kariernya di luar sistem pelatnas, dan membuka babak baru sebagai atlet independen di kancah bulu tangkis internasional.***
Read More Tragis! Pasien Tewas di Kursi Roda, RS Cikarang Dituding Lalai
Wulan _ 6 hari yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video yang memperlihatkan seorang pasien meninggal dunia saat berada di kursi roda di Rumah Sakit Cikarang Medika menjadi viral di media sosial. Video yang diperoleh Lambeturah pada Kamis (15/5/2025) itu menuai perhatian luas dari publik.Peristiwa memilukan tersebut diduga terjadi karena keterlambatan dalam penanganan medis, sebagaimana disampaikan oleh pihak keluarga korban. Mereka merasa pelayanan yang diberikan tidak memadai dan jauh dari standar penanganan darurat yang semestinya.TNI Jaga Kejaksaan, Melanggar atau Kerja Sama Sah?Hal ini menimbulkan kekecewaan mendalam dari pihak keluarga, yang berharap adanya tanggung jawab dan klarifikasi dari rumah sakit.Di sisi lain, seorang jurnalis yang tengah melakukan peliputan di lokasi kejadian mengungkap bahwa dirinya mendapat teguran dari pihak rumah sakit. Ia bahkan diminta untuk menghapus dokumentasi video yang diambil saat meliput insiden tersebut. Permintaan tersebut memicu reaksi keras dari komunitas media.Miris Bocah SD Diduga Dibakar Temannya SendiriSejumlah organisasi pers mengecam tindakan tersebut, menyebutnya sebagai bentuk pembungkaman kebebasan pers dan upaya menghalangi transparansi informasi publik. Mereka menilai rumah sakit seharusnya bersikap terbuka dalam menyikapi peristiwa ini, bukan justru membatasi kerja jurnalis yang menjalankan tugasnya.Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Cikarang Medika belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut maupun dugaan pelanggaran terhadap kebebasan pers.***
Read More Miris Bocah SD Diduga Dibakar Temannya Sendiri
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah insiden tragis menimpa seorang anak berusia 10 tahun di Kabupaten Situbondo. Bocah berinisial AQ, yang masih duduk di bangku kelas IV sekolah dasar, menjadi korban pembakaran oleh teman-teman sebayanya.Peristiwa mengejutkan ini menyebabkan korban mengalami luka serius dan kini dirawat intensif di ruang ICU RSUD Abdoer Rahem Situbondo. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Situbondo, AKP Agung Hartawan, membenarkan bahwa pihaknya tengah menangani kasus ini.Viral Proses Wisuda SMK Ala Perguruan Tinggi“Benar, kejadian tersebut sedang kami tangani. Proses penyelidikan masih berlangsung,” ujarnya pada Senin (12/5/2025).Menurut keterangan polisi, kejadian bermula saat korban berpamitan kepada orang tuanya untuk keluar rumah membeli makanan. Namun di tengah perjalanan, ia dihampiri oleh empat orang teman seusianya. Diduga keempat temannya itu kemudian melemparkan botol berisi cairan spiritus ke arah tubuh korban, lalu membakar tubuhnya hingga bocah malang itu menjerit kesakitan.“Informasi yang kami terima, korban saat itu sedang bermain. Empat temannya menyiramkan spiritus ke badannya dan kemudian menyalakan api hingga menyebabkan luka bakar serius,” jelas AKP Agung.Pihak kepolisian telah memanggil keempat anak yang diduga sebagai pelaku beserta orang tua mereka untuk dimintai keterangan. Polisi juga berencana melakukan reka ulang kejadian guna mengungkap motif di balik aksi berbahaya tersebut, apakah murni karena candaan, kelalaian, atau ada unsur kesengajaan.Di tengah perawatan korban, perhatian juga datang dari Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, yang menyempatkan diri menjenguk AQ di rumah sakit. Namun karena kondisi korban yang masih kritis, ia belum bisa bertemu langsung.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di Kosan“Saya sudah ke rumah sakit, tapi anaknya masih dirawat di ICU. Nanti jika kondisinya membaik dan sudah bisa dijenguk, saya akan datang kembali. Saya juga ingin tahu lebih lanjut, apakah kejadian ini terjadi karena bercanda atau memang ada unsur kesengajaan,” tutur Yusuf Rio kepada wartawan.***Kasus ini mengejutkan warga Situbondo dan menjadi sorotan karena melibatkan anak-anak sebagai pelaku maupun korban. Saat ini kepolisian tengah melakukan penyelidikan guna memastikan keadilan bagi korban dan mencegah kejadian serupa terulang di kemudian hari.***
Read More Heboh Temuan Beras Diduga Palsu, Ini Ciri-Cirinya!
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Masyarakat di Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi, dikejutkan dengan beredarnya kabar temuan beras yang diduga palsu dan merupakan hasil campuran. Temuan ini menjadi viral di media sosial setelah seorang ibu rumah tangga asal daerah tersebut membagikannya.Lilis Suryani, warga Desa Koto Boyo, Kecamatan Bathin 24, menjadi orang pertama yang mencurigai adanya kejanggalan pada beras bermerek premium yang ia beli dari salah satu toko di wilayahnya. Ia mengaku telah lama menggunakan merek tersebut, namun kali ini menemukan keanehan saat hendak mencuci beras.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa Lelang“Waktu saya mencuci beras, ada beberapa butir yang terlihat berbeda, baik dari warna maupun bentuknya. Saat air cucian dibuang, ada butiran yang tidak mengambang seperti biasanya,” tutur Lilis saat dimintai keterangan, Rabu (14/5/2025).Meski merasa curiga, Lilis tetap memutuskan untuk memasak beras tersebut. Namun setelah dimasak, kecurigaannya semakin kuat karena tekstur nasi yang dihasilkan berbeda dari biasanya.“Nasinya jadi lebih lembek dan lengket. Padahal, biasanya nasi dari beras ini agak keras dan pulen. Kali ini, selain lengket, juga tidak mengembang seperti biasa,” ungkapnya.Ia menambahkan bahwa dirinya tidak berani menyimpulkan apakah beras tersebut terbuat dari plastik, namun ia yakin bahwa beras itu bukanlah produk asli. Ia juga mempertanyakan kemungkinan motif di balik tindakan mencampur beras tersebut, seperti untuk menambah berat timbangan atau bahkan hal-hal yang bisa membahayakan kesehatan konsumen.Lilis menjelaskan bahwa butiran beras yang mencurigakan itu memiliki bentuk yang tidak seragam, seperti bengkok, kecil, bulat, dan bahkan ada yang menyerupai bentuk persegi. Warna butiran tersebut juga tampak putih pucat menyerupai styrofoam atau gabus.Gugatan Ijazah Jokowi Masuk PN Sleman, Nama Rektor UGM hingga Dosen Pembimbing DiseretSementara itu, pihak kepolisian dari Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Jambi melalui Kasubdit Industri dan Perdagangan (Indagsi), AKBP Hernawan, menyatakan bahwa pihaknya belum menerima laporan resmi terkait temuan tersebut.“Kami akan lakukan pengecekan dan pendalaman lebih lanjut mengenai kasus ini,” ujarnya singkat.***
Read More Warga Palestina Mengaku Jadi Korban Penipuan Donasi oleh WNI, Dana untuk Gaza Tak Pernah Dikirim
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Viral di media sosial pengakuan seorang warga Palestina bernama Hamzah Al-Kwaifi yang mengklaim telah menjadi korban penipuan donasi online. Penipuan tersebut diduga dilakukan oleh seorang warga negara Indonesia yang menyamar sebagai relawan penggalangan dana kemanusiaan untuk warga Gaza Utara.Dalam keterangannya melalui akun Instagram investigatif @opposite6890.recon, Hamzah menuturkan bahwa dirinya pertama kali dihubungi oleh seseorang yang mengaku bernama Frans. Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh tim akun tersebut, identitas asli Frans diketahui adalah Tanwirul Anwar.PPPK Lulusan S1 Terima Gaji Perdana, Ini Rincian Nominalnya"Awalnya Hamzah menyebut nama Frans. Setelah diselidiki, orang tersebut ternyata bernama Tanwirul Anwar," tulis akun @opposite6890.recon.Menurut keterangan Hamzah, penggalangan dana yang dilakukan Frans atau Tanwirul Anwar itu bertujuan untuk menyediakan air bersih bagi warga Gaza, dan telah berhasil mengumpulkan sekitar USD1.950. Pelaku berjanji akan menyalurkan dana tersebut setelah mencapai target USD2.000.Namun, janji tersebut tak kunjung ditepati. Hingga bulan Mei 2025, atau sekitar tiga bulan sejak komunikasi awal, tidak ada dana yang dikirimkan ke Gaza sebagaimana dijanjikan. Hamzah menyesalkan kejadian ini, karena dana sebesar itu sangat berarti bagi warganya.“Dengan jumlah uang sebesar itu, kebutuhan air bersih sekitar 10.000 warga Gaza sebenarnya bisa terpenuhi,” ujar Hamzah seperti dikutip dalam unggahan tersebut.Tim @opposite6890.recon yang mencoba menghubungi Tanwirul Anwar untuk meminta klarifikasi justru mendapat respons yang mengejutkan. Tanwirul mengaku bahwa seluruh dana donasi telah habis digunakan, meski tidak dijelaskan secara rinci untuk keperluan apa.Tak hanya itu, ia bahkan menyarankan agar Hamzah membantu menjual rumah miliknya yang berada di kawasan Cariu, Bogor, sebagai cara untuk mengganti uang donasi yang telah lenyap.“Tanwirul justru meminta bantuan Hamzah untuk menjual rumahnya agar bisa mengembalikan uang yang sudah digunakan,” ungkap akun tersebut.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangSaat ini, akun @opposite6890.recon menyerukan bantuan kepada masyarakat, khususnya netizen Indonesia, untuk membantu menemukan keberadaan Tanwirul Anwar dan seorang rekannya yang disebut bernama Haikal Wahyudin.Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, keduanya diduga berdomisili di wilayah Tanjungsari, Sumedang, Jawa Barat, dengan data identitas menunjukkan alamat di Kampung Tegalracak, RT 018/07, Cariu, Bogor.“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk ikut serta melacak pelaku, agar mereka dapat dimintai pertanggungjawaban atas perbuatannya,” demikian pernyataan penutup dari unggahan tersebut.***
Read More Apes! Curi Motor di Riau, Pelaku Malah Kehilangan Barang Curian Saat Istirahat di Masjid
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Seorang pria asal Serdang Bedagai, Sumatera Utara, bernama Martogi Sinaga mengalami nasib sial setelah diduga mencuri sepeda motor di wilayah Indragiri Hulu, Riau. Alih-alih berhasil membawa hasil curian pulang, motor tersebut justru raib saat ia tengah beristirahat di sebuah masjid dalam perjalanan menuju Tebing Tinggi.Aksi pencurian tersebut terjadi pada 28 April 2025. Martogi diduga mengambil sepeda motor milik seorang warga berinisial BR yang saat itu diparkir di sebuah warung di kawasan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu. Motor yang dicuri berjenis Kawasaki KLX 150 CC.Polisi Tangkap Kakak Beradik Kirim Jenazah Bayi Lewat Ojek OnlineNamun, kisah pelarian Martogi berakhir tragis. Setelah berhasil membawa kabur motor, ia memutuskan untuk beristirahat di sebuah masjid di tengah perjalanan. Saat terbangun dari tidurnya, motor yang baru saja dicurinya itu sudah hilang entah ke mana.Kapolres Indragiri Hulu, AKBP Fahrian Siregar, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pelaku mengakui kehilangan motor hasil curiannya saat tertidur di masjid.“Pelaku mencuri sepeda motor Kawasaki KLX 150 CC dan mengaku melarikan diri ke arah Tebing Tinggi. Namun, saat beristirahat dan tertidur di masjid, motor itu hilang lagi karena dicuri orang lain,” ungkap Kapolres, Senin (12/5/2025).PPPK Lulusan S1 Terima Gaji Perdana, Ini Rincian NominalnyaPolisi masih menyelidiki pengakuan tersebut untuk memastikan kebenarannya. Ada kemungkinan motor tersebut memang hilang, atau ada kemungkinan lain bahwa pelaku sengaja menjualnya.“Saat ini kami masih mendalami apakah motor benar-benar hilang atau justru sudah dijual. Pengakuan pelaku masih kami verifikasi lebih lanjut,” tambah AKBP Fahrian.Kasus ini pun menjadi perhatian netizen karena pencuri yang menjadi korban pencurian. Polisi telah mengamankan pelaku untuk penyelidikan lebih lanjut.***
Read More Sogol Suryo Sadino Tegaskan Keaslian Ijazah Jokowi, Janji Telan Panci Satu Pabrik Jika Terbukti Palsu
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Ketua relawan Sogol Bersatu sekaligus pendukung militan Presiden Joko Widodo, Sogol Suryo Sadino, kembali menegaskan keyakinannya terhadap keaslian ijazah Presiden Jokowi. Ia menyatakan bahwa pembuktian atas keaslian ijazah tersebut seharusnya sangat mudah dilakukan oleh aparat kepolisian.“Bagi penyidik, mengecek apakah ijazah Presiden Jokowi itu asli atau palsu sangat gampang. Prosesnya sangat sederhana,” ujar Sogol.Miris! Anak SD Diduga Lakukan Pembacokan, Mengaku Disuruh dan Dijanjikan Rp300 RibuIa menambahkan bahwa Universitas Gadjah Mada (UGM) sebagai institusi pendidikan yang menerbitkan ijazah tersebut sudah memberikan klarifikasi resmi. Pihak UGM menyatakan bahwa Jokowi memang pernah menempuh pendidikan dan lulus dari universitas tersebut. Selain itu, beberapa rekan kuliah Jokowi juga membenarkan bahwa mereka pernah kuliah bersama di Fakultas Kehutanan."UGM sebagai institusi penerbit ijazah masih ada hingga kini. Rekan-rekan kuliah Pak Jokowi juga masih banyak yang hidup. Tinggal tanya saja, mereka pasti akan mengonfirmasi bahwa beliau benar-benar kuliah di sana," jelasnya.Sogol bahkan mengecam pihak-pihak yang terus menyebarkan keraguan dan tuduhan soal ijazah palsu Jokowi. Ia menilai tindakan tersebut hanya memperkeruh suasana dan menyesatkan publik."Kalau sudah terbukti memfitnah, orang-orang yang menyebarkan kebohongan ini pantas dihukum, bahkan kalau perlu dipenjara seumur hidup," tambahnya.Polisi Tangkap Kakak Beradik Kirim Jenazah Bayi Lewat Ojek OnlineLebih jauh, Sogol menyatakan kesiapannya untuk menanggung risiko ekstrem jika tudingan itu ternyata benar. Ia dengan penuh keyakinan menyebut akan melakukan tindakan nekat.“Saya yakin seratus persen, bahkan satu triliun persen bahwa ijazah Pak Jokowi itu asli. Kalau terbukti palsu, saya siap menelan satu panci bahkan satu pabrik panci sekaligus,” ujarnya tegas.***
Read More PPPK Lulusan S1 Terima Gaji Perdana, Ini Rincian Nominalnya
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Kabar menggembirakan datang bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) lulusan S1 yang baru saja resmi dilantik. Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah mencairkan gaji perdana para ASN non-PNS tersebut, menandai awal dari perjalanan mereka sebagai pelayan publik di berbagai instansi pemerintah pusat maupun daerah.Proses pencairan dilakukan setelah Surat Keputusan Pengangkatan dan dokumen SKPP (Surat Keterangan Penghentian Pembayaran) rampung. Instruksi pencairan gaji ini dikeluarkan oleh Menteri Keuangan Sri Mulyani melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Anggaran gaji bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), tergantung pada instansi tempat PPPK ditempatkan.Viral! Audiensi Proyek CAA Cilegon Memanas, Pengusaha Lokal Tuntut Porsi Rp5 Triliun dan Tanpa LelangPenghasilan PPPK mengacu pada ketentuan dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 98 Tahun 2020 tentang Gaji dan Tunjangan PPPK. Untuk lulusan S1 yang menduduki jabatan fungsional seperti guru, penyuluh, atau tenaga teknis lainnya, gaji pokok berada di kisaran golongan IX sampai XIII, dengan detail sebagai berikut:Golongan IX (Masa Kerja 0 tahun): ± Rp2.966.500Golongan X (Masa Kerja 0 tahun): ± Rp3.091.900Golongan XI (Masa Kerja 0 tahun): ± Rp3.222.700Golongan XII (Masa Kerja 0 tahun): ± Rp3.359.000Golongan XIII (Masa Kerja 0 tahun): ± Rp3.500.800Besaran tersebut merupakan gaji pokok, yang masih bisa bertambah signifikan dengan berbagai jenis tunjangan yang melekat pada status PPPK.Meski berstatus non-PNS, PPPK kini mendapatkan hak-hak yang hampir sejajar dengan Aparatur Sipil Negara (ASN) permanen. Beberapa tunjangan tambahan yang bisa mereka terima meliputi:Tunjangan pasangan (suami/istri)Tunjangan anakTunjangan jabatan atau fungsionalTunjangan makanTunjangan kinerja (jika berlaku di instansi)Jaminan kesehatan (BPJS Kesehatan)Jaminan hari tua (Taspen atau BPJS Ketenagakerjaan)Dengan seluruh komponen tersebut, total penghasilan PPPK dapat mencapai Rp5 juta hingga Rp7 juta per bulan, tergantung lokasi dan unit kerja.Bagi para PPPK lulusan S1, cairnya gaji pertama ini bukan hanya soal hak keuangan, tapi juga menjadi simbol dimulainya pengabdian mereka secara resmi di lingkungan birokrasi. Banyak yang mengungkapkan rasa syukur serta optimisme untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.Seorang pejabat di Kementerian Keuangan menyatakan bahwa pencairan ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memenuhi hak-hak ASN secara adil dan tepat waktu."Ini adalah bentuk komitmen pemerintah untuk memberikan hak-hak ASN secara adil dan tepat waktu," ungkapnya.Gugatan Ijazah Jokowi Masuk PN Sleman, Nama Rektor UGM hingga Dosen Pembimbing DiseretDengan diberikannya gaji dan fasilitas yang layak, pemerintah berharap PPPK mampu menjadi ujung tombak pelayanan publik yang profesional dan berdedikasi. Kehadiran mereka di berbagai lini birokrasi diharapkan mampu mempercepat reformasi pelayanan dan pemerataan tenaga ASN hingga ke pelosok negeri.Pelantikan dan pencairan gaji PPPK ini menjadi momentum penting dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor publik Indonesia.***
Read More Miris! Anak SD Diduga Lakukan Pembacokan, Mengaku Disuruh dan Dijanjikan Rp300 Ribu
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Warga Desa Pucung Kidul, Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, digegerkan oleh insiden mengejutkan yang melibatkan dua anak sekolah dasar. Seorang siswa kelas 6 SD diduga melakukan tindakan kekerasan berupa pembacokan terhadap teman sebayanya.Peristiwa ini menjadi perbincangan warganet usai rekamannya diunggah oleh warga melalui fitur Reels di Facebook. Dalam video tersebut, terlihat korban mengalami luka akibat senjata tajam, namun berhasil diselamatkan setelah berteriak meminta tolong, sehingga warga sekitar segera datang memberi pertolongan.Polisi Tangkap Kakak Beradik Kirim Jenazah Bayi Lewat Ojek OnlineInformasi yang beredar menyebutkan bahwa baik pelaku maupun korban masih duduk di kelas 6 sekolah dasar. Lebih mencengangkan lagi, pelaku diduga melakukan aksi tersebut karena mendapat perintah dari seseorang dengan iming-iming bayaran uang sebesar Rp300 ribu."Katanya pelaku dibayar Rp300 ribu buat membunuh temannya. Untung korban bisa teriak dan cepat dibantu warga," tulis dalam keterangan unggahan.Hingga saat ini, belum ada konfirmasi resmi dari pihak sekolah mengenai identitas pelaku, mengingat peristiwa ini baru saja terjadi. Pihak kepolisian juga belum mengeluarkan pernyataan terkait kronologi kejadian maupun dugaan keterlibatan pihak ketiga yang menyuruh pelaku.Sejumlah komentar warganet mengungkapkan keprihatinannya terhadap meningkatnya kasus kekerasan yang melibatkan anak di bawah umur. Banyak yang mencurigai bahwa anak-anak sengaja dijadikan alat oleh pihak tak bertanggung jawab karena secara hukum mereka belum dapat dikenai sanksi pidana yang berat seperti orang dewasa.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di Kosan"Katanya ada sindikat yang manfaatin anak-anak buat kejahatan, karena anak-anak nggak bisa dipenjara. Hukum dimanfaatkan oleh orang-orang jahat," tulis seorang warganet.“Banyaknya tontonan kekerasan yang dikonsumsi anak-anak, mulai dari orang tua sampai remaja, lama-lama akan merusak mental generasi. Nggak kebayang bagaimana masa depan bangsa ini,” komentar pengguna lainnya.Warga berharap pihak kepolisian segera menyelidiki kasus ini secara mendalam dan mengungkap siapa dalang di balik aksi keji tersebut. Jika benar ada pihak yang memanfaatkan anak untuk tindakan kriminal, masyarakat mendesak agar hukum ditegakkan seadil-adilnya.***
Read More Viral! Petugas Damkar Bantu Cari Kambing Hilang Milik Warga
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Aksi tak biasa dilakukan oleh sejumlah petugas pemadam kebakaran (Damkar) yang mendapat laporan mengenai hilangnya seekor kambing milik warga. Momen tersebut terekam dalam sebuah video yang kemudian viral di media sosial dan menuai banyak perhatian warganet.Dalam tayangan video yang diunggah oleh salah satu akun, terlihat para petugas Damkar langsung bergerak cepat setelah menerima laporan kehilangan. Mereka turun ke lokasi dan melakukan pencarian, hingga akhirnya berhasil menemukan kambing tersebut.Viral Warga Keluhkan Kondisi Jalan Rusak Padahal Baru Dibangun, Proyek Jalan Rp6 Miliar"Terima laporan kambing milik warga hilang, Damkar grecep langsung mencarinya sampai ketemu," tulis keteranan video unggahan.Aksi responsif dan tak kenal batas tugas dari para petugas Damkar ini langsung menarik perhatian netizen. Kolom komentar pun dipenuhi berbagai reaksi, sebagian besar bernada pujian dan candaan.“Lagi-lagi Damkar membantu warga,” tulis salah satu pengguna media sosial.“Semua akan Damkar pada waktunya,” komentar pengguna lain dengan gaya humor.Tragis! Warga Garut Tewas Saat Kumpulkan Logam Usai Pemusnahan Amunisi TNI, Ini KronologinyaAksi ini kembali menunjukkan bagaimana petugas Damkar kerap terlibat dalam berbagai peristiwa tak terduga di luar tugas utama mereka memadamkan api mulai dari evakuasi hewan liar hingga kini, membantu warga mencari kambing yang hilang. Netizen pun semakin mengapresiasi peran mereka yang kian dekat dengan masyarakat.***
Read More Viral Proses Wisuda SMK Ala Perguruan Tinggi
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Sebuah video prosesi wisuda siswa SMK Citra Bangsa Mandiri (CBM) Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, baru-baru ini menyita perhatian publik di media sosial. Pasalnya, acara tersebut diselenggarakan dengan nuansa serupa dengan wisuda perguruan tinggi, lengkap dengan toga serta atribut resmi yang dikenakan oleh siswa dan guru.Acara yang berlangsung pada Kamis, 8 Mei 2025, diikuti oleh 326 siswa kelas akhir dan digelar di aula serbaguna milik sekolah. Namun, yang menjadi sorotan tajam adalah biaya yang dibebankan kepada setiap siswa, yakni sebesar Rp600 ribu.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di KosanMayoritas komentar warganet menyayangkan adanya pungutan biaya tinggi serta menilai acara tersebut berlebihan untuk level pendidikan menengah.Menanggapi kritik tersebut, Kepala SMK CBM, Prisillia Mutiara Sari, menjelaskan bahwa kegiatan wisuda sudah menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan sejak tahun 2013."Ini adalah bentuk penghormatan dan apresiasi kami kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan, mulai dari siswa, guru, hingga orang tua," ujar Prisillia.Prisillia menambahkan bahwa kegiatan ini bukanlah hal yang mendadak atau disembunyikan, karena setiap tahunnya selalu dipublikasikan di media sosial dan media lokal. Ia juga menyatakan bahwa siswa dan wali murid sudah diberi informasi mengenai hal tersebut sejak awal masuk sekolah."Kegiatan ini sudah diketahui sejak awal, karena merupakan bagian dari program rutin sekolah," tegasnya.Terkait biaya Rp600 ribu yang dikenakan kepada siswa, Prisillia menjelaskan bahwa dana tersebut mencakup dua kegiatan, yaitu perpisahan dan wisuda. Menurutnya, kegiatan perpisahan diinisiasi oleh para siswa sendiri dengan dukungan dari guru sebagai pendamping.“Pembayaran dapat dicicil agar tidak memberatkan orang tua,” ungkap Prisillia.Mengenai pemakaian atribut seperti toga, Prisillia menilai hal tersebut hanya simbolis dan tidak melanggar aturan perundang-undangan.“Setahu kami, tidak ada regulasi yang secara khusus melarang penggunaannya,” jelasnya.Ia juga menegaskan bahwa pihak sekolah terbuka terhadap kritik dan masukan dari masyarakat sebagai bagian dari upaya peningkatan mutu layanan pendidikan.Menanggapi kontroversi ini, Kepala Seksi SMA dan SLB Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Jawa Tengah, Dwi Sucipto, menegaskan bahwa larangan mengadakan wisuda dengan pungutan biaya hanya berlaku untuk sekolah negeri."Larangan tersebut tidak berlaku untuk sekolah swasta. Namun, jika ada keluhan masyarakat, tetap akan kami tindak lanjuti,” ujar Dwi.Pemilik UD Sentoso Seal, Jan Hwa Diana Ditangkap PolisiMenurut Dwi, jika ditemukan adanya pungutan di sekolah negeri, pihaknya dapat meminta agar dana tersebut dikembalikan kepada siswa atau wali. Sementara untuk sekolah swasta seperti SMK CBM, pengawasan menjadi tanggung jawab yayasan, meskipun laporan masyarakat tetap bisa diproses.SMK Citra Bangsa Mandiri sendiri berada di bawah naungan Yayasan Citra Bangsa Indonesia Mandiri. Sekolah ini berdiri sejak tahun 2010 dan berlokasi di Kampung Pendidikan CBM, Jalan Gerilya Barat, Purwokerto. Saat ini, sekolah tersebut memiliki 1.121 siswa dari berbagai daerah, bahkan hingga luar Jawa, dengan enam jurusan berbeda seperti asisten keperawatan, farmasi, teknik laboratorium medik, perhotelan, bisnis digital, dan kuliner.***
Read More Jokowi Kunjungi Kediaman Ir. Kasmudjo, Dosen Pembimbingnya di UGM
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Mantan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Ir. Kasmudjo, dosen pembimbing akademiknya semasa kuliah di Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Yogyakarta, pada Selasa, 13 Mei 2025.Kunjungan tersebut dikonfirmasi oleh ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, yang memberikan informasi tersebut kepada wartawan di Solo, Jawa Tengah."Bapak (Jokowi) berkunjung untuk bersilaturahmi dengan Ir. Kasmudjo, yang dulu menjadi dosen pembimbing akademiknya saat kuliah di UGM pada program S1 Fakultas Kehutanan," ujar Syarif.Polisi Tangkap Kakak Beradik Kirim Jenazah Bayi Lewat Ojek OnlineSyarif juga membagikan beberapa video yang merekam momen kebersamaan Jokowi dengan Kasmudjo di rumah dosennya. Meskipun demikian, alamat rumah Kasmudjo tidak diungkapkan kepada publik.Dalam salah satu video, tampak Jokowi tiba dengan mobil hitam di depan kediaman Kasmudjo. Kedatangan mantan Presiden itu disambut langsung oleh Kasmudjo dan istrinya. Setelah menyapa dan menyalami Kasmudjo, Jokowi terlihat menanyakan kabar kepada sang dosen, yang mengaku terkejut mendengar rencana kunjungan tersebut."Saya kaget mendengar adik Jokowi mengatakan beliau akan datang ke sini," ungkap Kasmudjo.Setelah itu, Kasmudjo dan istrinya mengundang Jokowi masuk ke dalam rumah, dan ketiganya terlihat terlibat dalam percakapan santai di ruang tamu. Dalam video lainnya, terlihat Jokowi sedang berpamitan dengan Kasmudjo dan istrinya, dengan tangan kiri Jokowi memegang sebuah bingkisan yang tampaknya merupakan hadiah dari Kasmudjo.Kasmudjo dalam kesempatan itu memberikan sebuah rotan bambu sebagai kenang-kenangan kepada Jokowi."Ini ada rotan bambu," kata Kasmudjo, yang kemudian disambut dengan ucapan terima kasih dari Jokowi.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di KosanDalam perbincangan tersebut, Jokowi juga menyampaikan pesan kepada Kasmudjo bahwa jika ada hal-hal yang perlu dibantu, beliau akan siap membantu."Nanti kalau ada hal-hal yang ingin kami bantu, monggo," ujar Jokowi.Tak hanya itu, Jokowi juga mengingatkan agar keduanya saling mendoakan. Sebelum meninggalkan rumah Kasmudjo, Jokowi berpamitan dengan mencium tangan Kasmudjo dan istrinya secara bergantian, sebagai tanda penghormatan.Sebelum meninggalkan lokasi, banyak warga yang berada di sekitar kediaman Kasmudjo langsung mendekat dan ingin berfoto bersama Jokowi. Momen ini menjadi kenangan yang tak terlupakan bagi warga sekitar yang dapat bertemu langsung dengan mantan Presiden Indonesia tersebut.***
Read More Polisi Tangkap Kakak Beradik Kirim Jenazah Bayi Lewat Ojek Online
Wulan _ 1 minggu yang lalu
Lingkaran.id - Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Medan berhasil mengamankan dua orang bersaudara yang diduga terlibat dalam pengiriman jenazah bayi menggunakan layanan ojek daring.Kedua tersangka, berinisial NH dan R, diamankan di sebuah kamar indekos yang berlokasi di Jalan Selebis, kawasan Belawan, Medan, Sumatera Utara.Geger Penemuan Jasad Bayi dalam Tas, Dikirim Lewat Ojek OnlineDiketahui bahwa NH, yang merupakan ibu dari bayi tersebut, melahirkan tanpa bantuan medis dan sempat merawat bayinya untuk beberapa waktu. Namun, nahas, bayi tersebut meninggal dunia.Setelah kejadian itu, jenazah sang bayi dikemas dan dikirim melalui jasa ojek online ke sebuah masjid yang berada tak jauh dari area pemakaman. Langkah ini dilakukan agar jenazah bisa segera dimakamkan oleh pengurus masjid setempat.Tolak Ajakan ke Hotel, Mahasiswi Justru Diborgol Oknum Polisi di KosanPihak kepolisian saat ini masih terus menyelidiki lebih lanjut motif di balik tindakan tersebut, termasuk mengevaluasi kondisi kejiwaan dari kedua pelaku. Pemeriksaan mendalam juga dilakukan untuk memastikan tidak ada unsur pidana lain dalam peristiwa ini.***
Read More