Wulan _

Wulan _

Penulis Terverifikasi
-
4,052
Total Post
4,093
Experience Points
2023
Tahun Bergabung
Master
Contributor Level
Progres Naik Ke Level Selanjutnya 🚀 (4.7%)
Siap-Siap! Turnamen Tinju Antar Pelajar Se-Sumsel Bakal Digelar Mei Ini di SMA Bina Warga 1 Palembang
Siap-Siap! Turnamen Tinju Antar Pelajar Se-Sumsel Bakal Digelar Mei Ini di SMA Bina Warga 1 Palembang
Lingkaran.id - Kabar baik datang bagi para pelajar yang menekuni olahraga tinju di Sumatera Selatan. Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Selatan mengumumkan rencana penyelenggaraan turnamen khusus tingkat pelajar yang bertujuan menjaring atlet-atlet muda berbakat dari berbagai sekolah.Kompetisi bertajuk “Kegiatan Perlombaan Eskul Tinju Tingkat Pelajar Se-Sumatera Selatan” dijadwalkan berlangsung selama dua hari, yakni pada 16 hingga 17 Mei 2026. Kegiatan ini akan digelar di lingkungan SMA Bina Warga 1 Palembang yang dipilih sebagai lokasi pelaksanaan pertandingan.Wali Kota Palembang Ratu Dewa Tinjau Langsung Tren Balap Lari Anak Muda, Dinilai Lebih Positif dari Balap LiarTurnamen ini diharapkan menjadi wadah bagi siswa-siswi yang aktif mengikuti kegiatan ekstrakurikuler tinju di tingkat SMA maupun SMK sederajat untuk menunjukkan kemampuan serta hasil latihan yang selama ini mereka jalani di sekolah masing-masing. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan tersebut juga dimaksudkan sebagai sarana pembinaan dan pengembangan atlet muda di daerah.Ketua Umum Pertina Sumatera Selatan, M. Kumroni Makmuri, menyampaikan bahwa kejuaraan tingkat pelajar memiliki peran penting dalam proses regenerasi atlet tinju. Menurutnya, sekolah merupakan tempat yang sangat potensial untuk menemukan bakat-bakat baru yang kelak dapat berkembang menjadi atlet berprestasi."Kita ingin menghidupkan kembali gairah tinju di kalangan remaja. Sekolah adalah tempat terbaik untuk menemukan disiplin dan bakat alami. Lewat event di SMA Bina Warga 1 ini, kita harap muncul talenta baru yang siap mengharumkan nama Sumatera Selatan," ungkapnya.Ia menegaskan bahwa melalui kegiatan ini pihaknya ingin kembali membangkitkan semangat olahraga tinju di kalangan generasi muda. Kumroni berharap dari turnamen yang digelar di SMA Bina Warga 1 Palembang tersebut akan muncul talenta-talenta baru yang mampu membawa nama baik Sumatera Selatan di berbagai ajang kompetisi yang lebih tinggi, termasuk di tingkat nasional.Selain menjadi sarana kompetisi, kegiatan ini juga diprediksi akan menghadirkan suasana pertandingan yang meriah. Kehadiran para suporter dari berbagai sekolah diperkirakan akan menambah semangat para peserta yang berlaga di atas ring.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TVPertina Sumsel juga mengimbau sekolah-sekolah yang memiliki ekstrakurikuler tinju untuk segera mempersiapkan atletnya. Para pelajar yang memiliki minat dan kemampuan di cabang olahraga ini pun diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menguji kemampuan mereka secara langsung di arena pertandingan.Informasi lebih lanjut mengenai proses pendaftaran serta teknis pelaksanaan turnamen rencananya akan diumumkan dalam waktu dekat melalui kanal resmi Pertina Sumatera Selatan serta pihak sekolah yang terlibat dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.Melalui turnamen ini, Pertina Sumsel berharap semangat kompetisi dan sportivitas di kalangan pelajar dapat terus tumbuh, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya generasi petinju baru dari Sumatera Selatan.***
Read More
Gak Cuma Adu Jotos! Begini Strategi Pertina Sumsel Gaet Gen Z & Alfa Jadi Atlet Tinju Masa Depan
Gak Cuma Adu Jotos! Begini Strategi Pertina Sumsel Gaet Gen Z & Alfa Jadi Atlet Tinju Masa Depan
Lingkaran.id - Upaya mengubah citra olahraga tinju agar lebih modern dan diminati generasi muda mulai dilakukan oleh Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Sumatera Selatan. Organisasi olahraga tersebut kini tengah merancang arah pengembangan baru agar tinju tetap relevan dan mampu bersaing di tengah perkembangan era digital.Langkah tersebut dibahas dalam agenda pertemuan yang digelar di Hotel Grand Duta Syari'ah pada Minggu (8/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, jajaran pengurus Pertina Sumsel memaparkan rencana pengembangan olahraga tinju yang tidak hanya berfokus pada teknik pertandingan di atas ring, tetapi juga pada penguatan citra dan pendekatan yang lebih modern kepada masyarakat.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TVKetua Umum Pertina Sumsel, M. Kumroni Makmuri, mengatakan bahwa organisasi yang dipimpinnya ingin membawa perubahan terhadap cara pandang masyarakat terhadap olahraga tinju. Menurutnya, tinju tidak lagi bisa hanya dipandang sebagai olahraga keras semata, tetapi juga harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman dan gaya hidup generasi muda.Ia menjelaskan bahwa Pertina Sumsel mulai mengintegrasikan teknologi dalam proses pembinaan atlet. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu pelatih memantau perkembangan atlet secara lebih akurat sekaligus membuat latihan terasa lebih menarik bagi generasi yang terbiasa dengan perangkat digital.Selain itu, tinju juga akan dipromosikan sebagai bagian dari gaya hidup sehat yang modern. Pertina Sumsel berencana mengemas olahraga ini dengan pendekatan yang lebih kreatif sehingga dapat menjadi konten positif di media sosial sekaligus menarik minat generasi muda untuk terlibat.Di sisi lain, organisasi tersebut juga berencana memperluas jangkauan pembinaan dengan mendatangi sekolah-sekolah serta komunitas olahraga. Program pembinaan seperti coaching clinic akan digelar untuk memperkenalkan olahraga tinju kepada pelajar sejak dini serta menjaring bakat-bakat potensial dari kalangan generasi muda.Tak hanya dari sisi pembinaan atlet, konsep penyelenggaraan pertandingan juga akan dibuat lebih menarik. Pertina Sumsel ingin menghadirkan suasana pertandingan yang lebih segar dan menghibur sehingga mampu menarik perhatian penonton muda untuk datang langsung menyaksikan pertandingan tinju.Ratu Dewa Kenang Sosok Alex Noerdin sebagai Pemimpin Visioner yang Berjasa Besar bagi SumselMenurut Kumroni, salah satu tantangan terbesar yang dihadapi saat ini adalah mengubah stigma yang masih melekat di masyarakat bahwa tinju merupakan olahraga yang menakutkan dan penuh risiko.“Kita harus bicara dengan bahasa mereka, terutama generasi Z dan generasi Alfa. Tinju itu sebenarnya keren, melatih fokus, membangun disiplin, dan punya masa depan yang cerah jika dikelola dengan baik. Karena itu kita sedang menyiapkan ekosistemnya dari sekarang agar Sumatera Selatan memiliki stok atlet elit secara berkelanjutan,” ujar Kumroni.Melalui berbagai strategi pengembangan tersebut, Pertina Sumsel berharap olahraga tinju dapat menjadi pilihan utama bagi generasi muda untuk menyalurkan energi positif sekaligus mengembangkan potensi diri. Dengan pembinaan yang terarah, organisasi ini optimistis Sumatera Selatan dapat melahirkan petinju-petinju berbakat yang mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.***
Read More
Perkuat Sinergi di Bulan Suci, Ketua Pertina Sumsel Pimpin Buka Puasa Bersama di Hotel Grand Duta Syari'ah
Perkuat Sinergi di Bulan Suci, Ketua Pertina Sumsel Pimpin Buka Puasa Bersama di Hotel Grand Duta Syari'ah
Lingkaran.id - Memasuki pekan pertama bulan suci Ramadan, jajaran pengurus Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pertina) Provinsi Sumatera Selatan menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung penuh kehangatan pada Minggu (8/3/2026). Kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat hubungan sekaligus memperkuat koordinasi di antara para pengurus, pelatih, dan keluarga besar tinju amatir di daerah tersebut.Acara yang berlangsung di Hotel Grand Duta Syari'ah itu dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pertina Sumsel, M. Kumroni Makmuri. Kehadiran para pengurus dan pelatih dari berbagai daerah di Sumatera Selatan membuat suasana kebersamaan terasa semakin akrab di tengah nuansa Ramadan.GDI Gelar “Berbagi Ramadan” di Panti Asuhan Ikhlas Berbagi, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan SucSelain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkuat konsolidasi internal organisasi. Dalam suasana santai menjelang waktu berbuka, para pengurus turut berdiskusi mengenai berbagai rencana dan program kerja yang akan dijalankan sepanjang tahun 2026 guna meningkatkan prestasi olahraga tinju di Sumatera Selatan.Pertemuan itu juga menjadi ruang berbagi gagasan mengenai langkah-langkah pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, hingga strategi memperluas pembinaan olahraga tinju di berbagai daerah. Suasana diskusi berlangsung ringan namun tetap produktif, mencerminkan komitmen bersama untuk memajukan cabang olahraga tersebut.Ketua Umum Pertina Sumsel, Kumroni Makmuri, dalam sambutannya mengingatkan bahwa bulan Ramadan tidak seharusnya menjadi penghalang untuk tetap menjaga semangat dalam membangun prestasi olahraga. Ia justru menilai momentum bulan suci dapat menjadi sarana memperkuat kebersamaan serta meningkatkan motivasi seluruh elemen organisasi.“Silaturahmi adalah kunci kekompakan tim. Kita ingin spirit Ramadan ini membawa keberkahan bagi kemajuan tinju Sumatera Selatan ke depan,” ujar Kumroni di sela-sela kegiatan.Ia berharap kebersamaan yang terjalin dalam kegiatan tersebut dapat menjadi energi positif bagi seluruh pengurus dan pelatih dalam menjalankan program pembinaan atlet. Dengan kerja sama yang solid, Pertina Sumsel optimistis dapat mencetak lebih banyak atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama daerah di berbagai ajang kompetisi.Pemkot Palembang Ajak Warga Jadikan Nuzulul Quran Momentum Perkuat KeimananKegiatan buka puasa bersama tersebut kemudian dilanjutkan dengan pelaksanaan salat Magrib berjamaah. Setelah itu, para pengurus kembali melanjutkan perbincangan santai mengenai berbagai rencana pengembangan tinju di Sumatera Selatan.Melalui kegiatan kebersamaan ini, Pertina Sumsel berharap hubungan antar pengurus dan pelatih semakin erat sehingga koordinasi dalam menjalankan program organisasi dapat berjalan lebih efektif. Dengan kekompakan yang terjaga, organisasi ini yakin upaya meningkatkan prestasi atlet tinju Sumatera Selatan dapat tercapai secara berkelanjutan.***
Read More
Empat Jam Diperiksa, Richard Lee Langsung Ditahan Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Empat Jam Diperiksa, Richard Lee Langsung Ditahan Polda Metro Jaya, Ada Apa?
Lingkaran.id - Polda Metro Jaya resmi menahan dokter sekaligus influencer kecantikan Richard Lee terkait kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang berkaitan dengan produk serta layanan kecantikan yang dipromosikannya. Penahanan dilakukan setelah penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Polda Metro Jaya melakukan pemeriksaan terhadap Richard Lee sebagai tersangka pada Jumat (6/3/2026).Setelah menjalani pemeriksaan selama kurang lebih empat jam, penyidik memutuskan untuk menahan yang bersangkutan di Rumah Tahanan Polda Metro Jaya. Dalam proses pemeriksaan tersebut, penyidik mengajukan puluhan pertanyaan guna mendalami peran Richard Lee dalam kasus yang sedang ditangani. Tercatat, sebanyak 29 pertanyaan diajukan kepada dokter yang juga dikenal aktif di media sosial itu.Pengakuan Mengejutkan Selebgram Nabilah O’Brien: Mengaku Korban Pencurian, Justru Jadi Tersangka di BareskrimPihak kepolisian menyebut keputusan penahanan diambil setelah mempertimbangkan sejumlah hal, salah satunya karena tindakan tersangka dinilai berpotensi menghambat jalannya proses penyidikan yang sedang berlangsung.Sebelum penahanan dilakukan, Richard Lee sebenarnya telah beberapa kali dipanggil untuk dimintai keterangan oleh penyidik. Ia tercatat menjalani pemeriksaan sebelumnya di Ditreskrimsus Polda Metro Jaya pada 7 Januari dan 19 Februari 2026.Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Richard Lee sebelumnya menyampaikan bahwa produk kecantikan yang dipasarkan kepada konsumen telah melalui prosedur yang sesuai. Ia juga menegaskan bahwa produk tersebut tidak membahayakan keselamatan maupun kesehatan penggunanya.Dalam pernyataannya, Richard Lee menyebut seluruh produk yang dijual telah memenuhi standar yang berlaku sehingga menurutnya aman digunakan oleh masyarakat. Kasus yang menjerat Richard Lee bermula dari laporan yang diajukan oleh konten kreator sekaligus dokter yang dikenal dengan nama Samira Faranaz atau populer dengan sebutan “Dokter Detektif”.Situasi Global Memanas, Prabowo Titip Pesan Penting untuk Seluruh Rakyat IndonesiaDalam laporannya, Samira menuding adanya dugaan klaim berlebihan atau overclaim terhadap kandungan bahan dalam produk kecantikan yang dipromosikan Richard Lee. Ia menilai klaim tersebut berpotensi menyesatkan konsumen mengenai manfaat dan kandungan sebenarnya dari produk tersebut.Berdasarkan laporan tersebut, penyidik kemudian melakukan serangkaian penyelidikan hingga akhirnya menetapkan Richard Lee sebagai tersangka pada 15 Desember 2025 dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen.Hingga kini, penyidik Polda Metro Jaya masih terus mendalami kasus tersebut, termasuk mengumpulkan berbagai keterangan serta bukti tambahan yang berkaitan dengan produk dan layanan kecantikan yang menjadi objek perkara.***
Read More
Kenapa THR Pekerja Swasta Dipotong Pajak, Tapi ASN Tidak? Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Kenapa THR Pekerja Swasta Dipotong Pajak, Tapi ASN Tidak? Ini Penjelasan Menkeu Purbaya
Lingkaran.id - Perdebatan mengenai pemotongan pajak atas Tunjangan Hari Raya (THR) bagi pekerja sektor swasta kembali menjadi perhatian publik. Sejumlah pekerja mempertanyakan alasan THR yang mereka terima dikenakan potongan pajak, sementara THR yang diberikan kepada aparatur negara dinilai tampak tidak mengalami hal yang sama.Menanggapi polemik yang berkembang di masyarakat, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memberikan penjelasan mengenai mekanisme perpajakan yang berlaku terhadap THR baik bagi pekerja swasta maupun aparatur negara seperti Aparatur Sipil Negara (ASN), anggota TNI, serta Polri.THR 2026 Dipotong Pajak, Begini Skema PerhitungannyaMenurutnya, secara prinsip tidak ada perbedaan kewajiban pajak antara pekerja swasta dan aparatur negara. THR tetap dikategorikan sebagai penghasilan yang menjadi objek pajak penghasilan dan dikenakan pemotongan melalui mekanisme Pajak Penghasilan Pasal 21.Namun demikian, perbedaan muncul pada sumber pembiayaan THR tersebut. Untuk aparatur negara, THR dibayarkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Dalam hal ini, pemerintah bertindak sebagai pemberi kerja sehingga pajak yang timbul dari pembayaran THR tersebut juga ditanggung oleh negara.“Bagi ASN, TNI, dan Polri, pemerintah adalah pemberi kerja. Karena itu pajaknya juga ditanggung oleh negara,” ujar Purbaya dalam sebuah media briefing.Ia menilai perdebatan yang muncul sebenarnya lebih berkaitan dengan pihak yang menanggung pajak tersebut, bukan pada aturan pajaknya sendiri. Dalam konteks sektor swasta, perusahaan memiliki kewenangan untuk menentukan apakah potongan pajak tersebut dibebankan kepada karyawan atau ditanggung oleh perusahaan.Purbaya bahkan menyarankan pekerja yang merasa keberatan dengan potongan pajak THR untuk menyampaikan aspirasi mereka kepada perusahaan tempat mereka bekerja.“Jika ada keberatan, pekerja bisa menyampaikannya kepada pemberi kerja. Perusahaan juga memiliki opsi menanggung pajak tersebut sehingga karyawan menerima THR secara penuh,” jelasnya.Meski demikian, pemerintah menegaskan bahwa kebijakan perpajakan tidak dapat diubah secara mendadak hanya karena adanya protes dari sebagian kelompok masyarakat. Menurut Purbaya, setiap aturan pajak dirancang secara menyeluruh dengan mempertimbangkan berbagai aspek ekonomi dan fiskal.Sementara itu, Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto turut menjelaskan bahwa THR dalam sistem perpajakan Indonesia digolongkan sebagai penghasilan yang bersifat tidak teratur.Ketentuan tersebut merujuk pada Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2023, yang mengatur tata cara penghitungan pajak penghasilan bagi pegawai.Dalam aturan tersebut, pemotongan pajak atas THR menggunakan skema Tarif Efektif Rata-Rata (TER). Artinya, THR tidak dihitung secara terpisah, melainkan digabung dengan penghasilan rutin seperti gaji bulanan pada periode pembayaran yang sama.Akibatnya, ketika THR dibayarkan, total penghasilan bruto pekerja pada bulan tersebut meningkat dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. Peningkatan penghasilan inilah yang kemudian memengaruhi besaran pajak yang harus dipotong. Bimo menegaskan bahwa ketentuan ini berlaku secara umum bagi seluruh penerima penghasilan, termasuk aparatur negara. Perbedaannya hanya terletak pada pihak yang menanggung beban pajak tersebut.Viral Surat Permohonan Bingkisan Lebaran Lurah Jadi Sorotan, Camat Perintahkan PenarikanDi lapangan, sejumlah perusahaan swasta diketahui telah menerapkan kebijakan yang berbeda dengan menanggung potongan pajak THR karyawannya. Dengan skema tersebut, pajak tetap dibayarkan sesuai ketentuan, namun beban pajak ditanggung oleh perusahaan sehingga karyawan menerima THR secara utuh.Fenomena ini menunjukkan bahwa meskipun kewajiban pajak tetap berlaku, keputusan mengenai siapa yang menanggung beban pajak THR pada akhirnya dapat menjadi kebijakan masing-masing pemberi kerja, selama ketentuan perpajakan yang berlaku tetap dipatuhi.***
Read More
Pemkot Palembang Ajak Warga Jadikan Nuzulul Quran Momentum Perkuat Keimanan
Pemkot Palembang Ajak Warga Jadikan Nuzulul Quran Momentum Perkuat Keimanan
Lingkaran.id - Pemerintah Kota Palembang mengajak masyarakat untuk memanfaatkan momentum peringatan Nuzulul Quran 1447 Hijriah sebagai sarana memperdalam keimanan serta menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan sehari-hari.Pesan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim, saat menghadiri kegiatan Salat Isya dan Tarawih berjemaah yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran di Masjid Darussaid, Sabtu malam.Situasi Global Memanas, Prabowo Titip Pesan Penting untuk Seluruh Rakyat IndonesiaDalam kesempatan tersebut, Aprizal menegaskan bahwa peringatan turunnya Al-Qur’an yang berlangsung di bulan Ramadan seharusnya tidak hanya dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Ia berharap momentum tersebut dapat menjadi pengingat bagi umat Islam untuk semakin mendekatkan diri kepada Al-Qur’an serta mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya.Menurutnya, Al-Qur’an memiliki peran penting sebagai sumber nilai, inspirasi, sekaligus pedoman dalam membangun kehidupan yang berlandaskan akhlak, keadilan, dan kedamaian. Oleh karena itu, ia mengajak masyarakat Palembang yang dikenal memiliki tradisi religius yang kuat untuk menjadikan ajaran Al-Qur’an sebagai landasan dalam kehidupan pribadi, keluarga, hingga dalam kehidupan sosial bermasyarakat.Aprizal juga menekankan bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Al-Qur’an seperti kejujuran, kepedulian terhadap sesama, persaudaraan, serta keadilan seharusnya tercermin dalam perilaku sehari-hari masyarakat.Ia menjelaskan bahwa Al-Qur’an diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW sebagai petunjuk bagi umat manusia agar mampu menjalani kehidupan dengan baik serta meraih kebahagiaan di dunia maupun di akhirat. Di dalamnya juga terdapat berbagai pedoman yang dapat digunakan untuk menghadapi beragam persoalan kehidupan, baik dalam lingkup pribadi, keluarga, hingga dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Lebih lanjut, Aprizal menegaskan bahwa Pemerintah Kota Palembang terus berupaya menjalankan program pembangunan yang selaras dengan nilai-nilai yang diajarkan dalam Al-Qur’an. Upaya tersebut dilakukan dengan tujuan membangun kota yang tidak hanya berkembang dari sisi infrastruktur dan ekonomi, tetapi juga memiliki kekuatan moral serta spiritual yang kokoh.Pada kesempatan itu, Aprizal juga mempersilakan penceramah Habib Hanif bin Umar Abdul Aziz Shahab untuk menyampaikan tausiah mengenai hikmah Nuzulul Quran kepada para jamaah yang hadir. Ia berharap melalui ceramah tersebut, masyarakat dapat semakin memahami makna dan kandungan Al-Qur’an sehingga mampu mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.Wali Kota Palembang Ratu Dewa Tinjau Langsung Tren Balap Lari Anak Muda, Dinilai Lebih Positif dari Balap LiarKegiatan peringatan Nuzulul Quran tersebut turut dihadiri oleh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Palembang, para tokoh agama, serta perwakilan berbagai organisasi keagamaan seperti Majelis Ulama Indonesia, Forum Kerukunan Umat Beragama, Dewan Masjid Indonesia, Nahdlatul Ulama, dan Muhammadiyah.Selain itu, acara juga dihadiri oleh pimpinan Badan Amil Zakat Nasional Kota Palembang, para kepala perangkat daerah, serta jamaah Masjid Darussaid yang memadati lokasi kegiatan.***
Read More
GDI Gelar “Berbagi Ramadan” di Panti Asuhan Ikhlas Berbagi, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Suci
GDI Gelar “Berbagi Ramadan” di Panti Asuhan Ikhlas Berbagi, Perkuat Kepedulian Sosial di Bulan Suci
Lingkaran.id - Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, organisasi Generasi Digital Intelektual (GDI) menggelar kegiatan sosial bertajuk “Berbagi Ramadan” dengan mengunjungi Panti Asuhan Ikhlas Berbagi. Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial sekaligus upaya mempererat kebersamaan dengan anak-anak panti asuhan.Acara yang dimulai sekitar pukul 15.30 WIB tersebut dihadiri langsung oleh para Duta GDI serta jajaran Badan Pengurus Harian (BPH). Kehadiran mereka disambut hangat oleh para penghuni panti yang tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah dipersiapkan.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TVKegiatan diawali dengan sambutan dari perwakilan GDI yang menyampaikan tujuan kegiatan tersebut, yakni untuk menebar kebaikan serta berbagi kebahagiaan bersama anak-anak panti di bulan Ramadan. Dalam sambutannya, pihak panitia menekankan bahwa momentum Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat nilai empati dan solidaritas sosial di tengah masyarakat.Setelah sesi pembukaan, acara dilanjutkan dengan berbagai kegiatan interaktif yang melibatkan anak-anak panti. Para peserta diajak bermain sejumlah permainan yang telah disiapkan panitia untuk menciptakan suasana ceria dan penuh kebersamaan.Keceriaan semakin terasa ketika panitia membagikan hadiah kepada anak-anak yang berhasil memenangkan permainan. Suasana penuh tawa dan kegembiraan pun terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak hanya kegiatan hiburan, acara juga diisi dengan doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur sekaligus harapan agar keberkahan Ramadan dapat dirasakan oleh semua pihak yang hadir.Sebagai puncak kegiatan, perwakilan GDI menyerahkan bantuan dan donasi kepada pihak panti asuhan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak yang tinggal di panti.Konferensi Internasional GDIC 2026 di Universitas Jambi: Bahas Ekonomi Hijau, Climate Change hingga Nature-Positive FutureMelalui kegiatan ini, GDI berharap semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama dapat terus tumbuh, khususnya di kalangan generasi muda. Ramadan diharapkan tidak hanya menjadi momen ibadah pribadi, tetapi juga kesempatan untuk mempererat solidaritas sosial dan menebar kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan.Kegiatan “Berbagi Ramadan” ini pun menjadi salah satu wujud nyata bahwa kepedulian dan kebersamaan dapat memberikan makna yang lebih dalam dalam menjalani bulan suci.***
Read More
GMKI Pertanyakan Anggaran Rp486,9 Juta untuk Meja Biliar Pimpinan DPRD Sumsel: Di Mana Kepekaan Wakil Rakyat?
GMKI Pertanyakan Anggaran Rp486,9 Juta untuk Meja Biliar Pimpinan DPRD Sumsel: Di Mana Kepekaan Wakil Rakyat?
Lingkaran.id - Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Palembang menyoroti rencana pengadaan dua unit meja biliar oleh Sekretariat DPRD Provinsi Sumatera Selatan dengan total anggaran sebesar Rp486,9 juta yang diperuntukkan bagi rumah dinas pimpinan DPRD. Rencana pengadaan tersebut tercantum dalam Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).Di tengah berbagai kebutuhan masyarakat yang masih mendesak,publikasikan adanya tuntutan efisiensi anggaran serta ketidakpastian ekonomi karna kondisi global pada saat ini, rencana pengadaan fasilitas tersebut menimbulkan pertanyaan publik mengenai prioritas penggunaan anggaran daerah. Kebijakan ini dinilai berpotensi menunjukkan penggunaan uang rakyat yang tidak sejalan dengan prinsip kehati-hatian dan keberpihakan terhadap kepentingan masyarakat luas.Palembang Bersolek, Ratu Dewa Tekankan Nilai Sejarah dalam Setiap PembangunanRencana tersebut kemudian menuai perhatian publik dan mendapat tanggapan dari pihak DPRD Provinsi Sumatera Selatan yang menyampaikan bahwa pengadaan tersebut masih berupa rencana dan memungkinkan untuk dikaji ulang bahkan dibatalkan. Namun demikian, persoalan utama dalam polemik ini bukan sekadar apakah anggaran tersebut dapat dibatalkan atau tidak, melainkan bagaimana rencana pengadaan fasilitas semacam itu dapat sejak awal masuk dalam perencanaan anggaran lembaga publik.GMKI memandang bahwa pengelolaan anggaran publik harus dilaksanakan dengan prinsip efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas. Setiap belanja pemerintah daerah semestinya mempertimbangkan urgensi serta manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas, bukan sekadar memenuhi fasilitas tambahan bagi pejabat publik.Atas dasar itu, GMKI Cabang Palembang menyampaikan sikap sebagai berikut:1. Mendesak DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk memprioritaskan penggunaan anggaran daerah pada program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat, terlebih di tengah situasi ekonomi global yang tidak menentu serta adanya tuntutan efisiensi anggaran di berbagai sektor pemerintahan.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TV2. Mendorong DPRD Provinsi Sumatera Selatan untuk benar-benar membatalkan rencana pengadaan meja biliar tersebut sebagai bentuk komitmen terhadap pengelolaan anggaran yang lebih bijak, bertanggung jawab, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.3. Mengingatkan seluruh pemangku kepentingan di DPRD Sumatera Selatan agar lebih sensitif dan berhati-hati dalam merencanakan penggunaan anggaran publik, sehingga kebijakan yang diambil.***
Read More
Wali Kota Palembang Ratu Dewa Tinjau Langsung Tren Balap Lari Anak Muda, Dinilai Lebih Positif dari Balap Liar
Wali Kota Palembang Ratu Dewa Tinjau Langsung Tren Balap Lari Anak Muda, Dinilai Lebih Positif dari Balap Liar
Lingkaran.id - Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, turun langsung melihat aktivitas balap lari yang digelar oleh para anak muda di Kota Palembang. Kegiatan tersebut berlangsung di ruas jalan yang berada di samping Kantor Wali Kota Palembang dan belakangan menjadi salah satu titik berkumpulnya komunitas lari pada malam hari.Kehadiran Ratu Dewa di lokasi tersebut menarik perhatian para remaja yang tengah mengikuti balap lari. Ia tampak memantau secara langsung jalannya kegiatan yang kini sedang menjadi tren di kalangan anak muda di berbagai daerah di Indonesia, termasuk di Kota Palembang.Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Isi Surat yang Ditinggalkan Bikin TerenyuhDalam beberapa waktu terakhir, balap lari di jalanan mulai populer dan bahkan kerap dilakukan secara rutin oleh para pemuda. Tidak jarang kegiatan ini berlangsung hampir setiap malam, dengan diikuti oleh berbagai komunitas maupun kelompok pertemanan yang ingin menguji kecepatan lari mereka.Menurut para peserta, aktivitas tersebut dianggap sebagai alternatif hiburan sekaligus olahraga yang lebih sehat dibandingkan kegiatan negatif lain yang kerap dilakukan sebagian remaja, seperti balap motor liar di jalan raya.Menanggapi fenomena tersebut, Ratu Dewa menilai bahwa kegiatan balap lari bisa menjadi aktivitas positif bagi generasi muda selama tetap dilakukan dengan tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum. Ia mengapresiasi kreativitas anak muda yang memilih kegiatan olahraga sebagai sarana menyalurkan energi dan kebersamaan.Meski demikian, Ratu Dewa juga mengingatkan para peserta agar tetap menjaga keamanan, ketentraman, serta kebersihan lingkungan di sekitar lokasi kegiatan. Ia berharap kegiatan yang melibatkan banyak anak muda tersebut tidak menimbulkan gangguan bagi masyarakat sekitar.“Kegiatan seperti ini bagus selama dilakukan secara tertib. Saya harap adik-adik semua tetap menjaga kebersihan, ketertiban, dan tidak meresahkan warga,” pesannya kepada para peserta yang hadir.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TVLebih lanjut, Pemerintah Kota Palembang bahkan mempertimbangkan untuk mengemas tren balap lari ini menjadi agenda yang lebih terorganisir. Salah satu rencana yang tengah dipertimbangkan adalah menggelar kompetisi resmi bertajuk Wali Kota Cup untuk menampung minat anak muda dalam olahraga lari.Jika rencana tersebut terealisasi, kegiatan balap lari yang awalnya hanya digelar secara spontan oleh komunitas pemuda berpotensi berkembang menjadi ajang olahraga yang lebih terstruktur sekaligus menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda di Kota Palembang.***
Read More
Viral! Takjil Gratis dengan Stiker “Tuhan Yesus Sayang Kamu” Bikin Warganet Heboh
Viral! Takjil Gratis dengan Stiker “Tuhan Yesus Sayang Kamu” Bikin Warganet Heboh
Lingkaran.id - Sebuah video yang menampilkan pembagian takjil gratis dengan stiker bertuliskan “Tuhan Yesus Sayang Kamu” mendadak viral di media sosial dan memicu perdebatan luas di kalangan warganet. Aksi berbagi makanan untuk berbuka puasa di bulan Ramadan tersebut menjadi sorotan publik setelah rekamannya tersebar di berbagai platform digital.Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah paket takjil dibagikan kepada masyarakat yang tengah menjalankan ibadah puasa. Namun yang menarik perhatian adalah stiker pada kemasan makanan yang memuat pesan religius bertuliskan “Tuhan Yesus Sayang Kamu”.THR 2026 Dipotong Pajak, Begini Skema PerhitungannyaKonten tersebut dengan cepat menyebar dan mengundang berbagai reaksi dari pengguna media sosial. Banyak warganet menilai bahwa kegiatan berbagi takjil sebenarnya merupakan tindakan positif, tetapi pencantuman pesan bernuansa penginjilan dianggap kurang tepat jika dilakukan pada momentum bulan Ramadan yang identik dengan umat Islam.Sebagian pengguna media sosial menyampaikan kekhawatiran bahwa pesan tersebut dapat memicu kesalahpahaman dan berpotensi menimbulkan sensitivitas antarumat beragama. Mereka berpendapat bahwa kegiatan sosial di ruang publik sebaiknya tetap memperhatikan konteks budaya dan situasi keagamaan masyarakat sekitar.Namun di sisi lain, tidak sedikit pula warganet yang memberikan pandangan berbeda. Kelompok ini menilai bahwa tindakan berbagi makanan tetap merupakan bentuk kepedulian sosial yang patut diapresiasi, terlepas dari pesan yang tertera pada kemasan.Menurut mereka, pesan yang tercantum dalam stiker tersebut dapat dipahami sebagai bentuk ekspresi keimanan seseorang dan tidak semestinya langsung dianggap sebagai upaya provokasi. Perdebatan mengenai video tersebut pun berkembang menjadi diskusi lebih luas mengenai makna toleransi dan batas-batas ekspresi keagamaan di ruang publik, terutama di tengah masyarakat yang hidup dalam keberagaman keyakinan.Viral Surat Permohonan Bingkisan Lebaran Lurah Jadi Sorotan, Camat Perintahkan PenarikanSejumlah pengguna media sosial juga mengingatkan pentingnya menjaga suasana harmonis antarumat beragama, khususnya pada momen Ramadan yang kerap menjadi simbol kebersamaan dan solidaritas sosial.Hingga kini belum diketahui secara pasti siapa pihak yang membagikan takjil tersebut maupun lokasi pasti peristiwa dalam video yang viral tersebut. Meski demikian, fenomena ini kembali mengingatkan masyarakat tentang pentingnya sikap saling menghormati dan menjaga keharmonisan di tengah keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia.***
Read More
Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak Polisi, Klaim Tak Sengaja Muncul Dugaan Penganiayaan
Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak Polisi, Klaim Tak Sengaja Muncul Dugaan Penganiayaan
Lingkaran.id - Seorang remaja bernama Bertrand Eka Prasetyo (18) dilaporkan meninggal dunia setelah diduga terkena tembakan senjata api yang dilepaskan oleh seorang anggota polisi di Jalan Toddopuli Raya, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi (1/3/2026) dan kini menjadi sorotan publik.Peristiwa tragis itu bermula saat korban bersama sejumlah rekannya diduga terlibat keributan di jalan menggunakan senjata mainan jenis water jelly. Aksi tersebut dilaporkan warga karena dianggap meresahkan pengguna jalan yang melintas di kawasan tersebut.Tragis, Ibu Mertua Jadi Korban Dugaan Pemerkosaan oleh MenantuKapolrestabes Makassar, Arya Perdana, menjelaskan bahwa pihak kepolisian menerima laporan sekitar pukul 07.00 WITA dari Kapolsek Rappocini mengenai sekelompok pemuda yang bermain senjata mainan di jalan dan sempat menghentikan serta mendorong pengguna jalan yang melintas.Menindaklanjuti laporan tersebut, seorang anggota polisi berinisial Iptu N mendatangi lokasi kejadian seorang diri dengan menggunakan mobil. Saat tiba di tempat kejadian perkara, ia mendapati situasi yang disebut cukup tegang karena korban diduga tengah melakukan tindakan agresif terhadap seorang pengendara sepeda motor.Menurut keterangan polisi, ketika turun dari kendaraan, Iptu N langsung berusaha mengamankan korban. Dalam proses tersebut, ia sempat mengeluarkan tembakan peringatan ke udara.Setelah tembakan dilepaskan, korban berhasil diamankan sementara sejumlah pemuda lain yang berada di lokasi langsung melarikan diri. Namun situasi berubah ketika korban disebut melakukan perlawanan dan berusaha melepaskan diri dari pegangan petugas.Saat itulah, senjata api yang masih berada di tangan Iptu N diduga tiba-tiba meletus dan mengenai tubuh korban dari arah belakang.Akibat insiden tersebut, korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Grestelina untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun karena keterbatasan fasilitas, korban kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Bhayangkara Makassar.Sayangnya, nyawa korban tidak dapat diselamatkan. Setibanya di rumah sakit rujukan, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Pada malam hari yang sama, jenazah korban langsung menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab kematian secara pasti.Pihak kepolisian menyatakan bahwa anggota polisi yang terlibat dalam insiden tersebut telah diamankan bersama senjata api yang digunakan saat kejadian. Pemeriksaan dilakukan oleh penyidik serta tim dari Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam).Kapolrestabes Makassar menegaskan bahwa pihaknya akan menangani kasus tersebut secara transparan dan tidak akan menutup-nutupi proses hukum yang berjalan.“Kami meminta masyarakat dan keluarga korban untuk mempercayakan proses penyelidikan kepada kami. Semua prosedur akan dilakukan secara terbuka,” ujarnya.Sementara itu, seorang saksi berinisial DN (21) yang berada di sekitar lokasi saat kejadian memberikan keterangan mengenai situasi sebelum insiden penembakan terjadi.DN mengaku telah berada di kawasan Toddopuli sejak sekitar pukul 07.00 WITA. Ia menjelaskan bahwa rombongan pemuda yang terlibat keributan awalnya bergerak dari kawasan Toddopuli 4 menuju Toddopuli 2 sebelum akhirnya kembali ke Jalan Toddopuli Raya.Menurutnya, kelompok tersebut juga sempat bergerak menuju kawasan Hertasning sebelum kembali lagi ke lokasi awal. Dalam perjalanan tersebut, sempat terjadi kecelakaan di antara anggota kelompok yang sama.Tidak lama setelah keributan terjadi, DN melihat seorang polisi datang dari arah Hertasning menggunakan mobil biasa. Polisi tersebut kemudian turun dari kendaraan sambil membawa senjata api.DN mengatakan dirinya sempat mendengar satu kali suara letusan sebelum akhirnya berlari menyelamatkan diri ke dalam bangunan terdekat. Ketika ia kembali melihat ke arah jalan dari tempat berlindungnya, korban sudah diangkat oleh sejumlah orang di lokasi kejadian.Tragis! Bintara 19 Tahun Polda Tewas di Barak, Diduga Dianiaya SeniorKasus ini semakin menjadi perhatian publik setelah pihak keluarga korban menemukan sejumlah tanda yang diduga sebagai bekas penganiayaan pada tubuh korban. Temuan tersebut memunculkan pertanyaan dari keluarga mengenai kronologi sebenarnya dari kejadian yang menewaskan remaja tersebut.Saat ini pihak kepolisian masih menunggu hasil resmi autopsi dari dokter forensik untuk memastikan penyebab kematian korban secara detail. Sementara itu, anggota polisi berinisial Iptu N diketahui telah diperiksa oleh Propam dan dilaporkan telah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.Jenazah korban, Bertrand Eka Prasetyo, telah dimakamkan oleh pihak keluarga. Penyelidikan masih terus berlangsung guna memastikan apakah terdapat unsur kelalaian atau pelanggaran prosedur dalam penggunaan senjata api oleh aparat dalam peristiwa tersebut.***
Read More
Terkuak! Pembunuhan Sadis Saat Korban Tertidur, Dua Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi
Terkuak! Pembunuhan Sadis Saat Korban Tertidur, Dua Pelaku Akhirnya Ditangkap Polisi
Lingkaran.id - Kasus pembunuhan brutal yang menewaskan seorang warga bernama Kitin Yogatama di wilayah Argomulyo akhirnya menemukan titik terang. Setelah hampir sepekan melakukan penyelidikan intensif, aparat kepolisian berhasil menangkap dua orang yang diduga sebagai pelaku dalam peristiwa berdarah tersebut.Penangkapan dilakukan oleh tim gabungan dari Polres Bantul bersama Polda DIY. Kedua terduga pelaku yang sebelumnya sempat melarikan diri itu diketahui berinisial SS (29) dan FS (22), yang merupakan warga kawasan Gamping.Penganiayaan Sadis Suami Tega Tusuk Mata Istri Pakai CutterKasi Humas Polres Bantul, Rita Hidayanto, menjelaskan bahwa penangkapan dilakukan setelah polisi mengumpulkan berbagai petunjuk penting dari lokasi kejadian, termasuk rekaman kamera pengawas serta keterangan sejumlah saksi.“Melalui serangkaian penyelidikan, analisis CCTV, dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sekitar lokasi, akhirnya identitas pelaku berhasil kami identifikasi dan mengerucut pada dua orang tersebut,” ujarnya, Kamis (5/3/2026).Peristiwa tragis itu sendiri terjadi pada Rabu pagi, 25 Februari 2026 sekitar pukul 05.30 WIB di rumah korban yang berada di kawasan Sedayu, Bantul. Saat kejadian berlangsung, korban diketahui sedang tertidur di ruang tengah rumah bersama seorang saksi dan seorang anak kecil berusia lima tahun.Berdasarkan keterangan saksi yang berada di lokasi, dua orang pelaku datang dari arah timur dengan menggunakan sepeda motor. Setelah tiba di depan rumah korban, salah satu pelaku tetap berada di luar untuk mengawasi keadaan sekitar, sementara rekannya masuk ke dalam rumah melalui pintu samping yang saat itu tidak terkunci.Pelaku yang masuk ke dalam rumah mengenakan penutup wajah sehingga identitasnya tidak langsung dikenali. Tanpa banyak bicara, pelaku langsung melancarkan serangan menggunakan senjata tajam jenis parang kepada korban yang sedang terlelap.Saksi yang berada di lokasi sempat berusaha menghalangi serangan tersebut. Namun upaya tersebut justru membuatnya mengalami luka serius pada tiga jari di tangannya. Meski sempat berusaha memberikan perlawanan, korban akhirnya tidak mampu bertahan akibat serangan berulang yang dilakukan pelaku.Tim identifikasi dari kepolisian bersama tenaga medis dari puskesmas setempat menemukan sejumlah luka berat pada tubuh korban saat melakukan olah tempat kejadian perkara. Di antaranya terdapat luka sayatan sepanjang sekitar 10 sentimeter pada bagian wajah. Selain itu, ditemukan pula luka robek yang cukup dalam dengan panjang sekitar 20 sentimeter yang membentang dari area perut hingga paha. Luka lain juga terlihat pada bagian ibu jari korban dengan panjang sekitar 4 sentimeter.Menurut hasil pemeriksaan awal, korban diduga meninggal dunia akibat pendarahan hebat di bagian perut. Polisi memperkirakan korban telah meninggal sekitar dua jam sebelum proses olah TKP dilakukan oleh petugas.Meski dua pelaku telah berhasil diamankan, hingga saat ini aparat kepolisian masih mendalami motif di balik aksi keji tersebut. Dugaan perampokan untuk sementara tidak menjadi fokus utama penyelidikan karena tidak ada barang berharga milik korban yang dilaporkan hilang.Identitas Peneror Petugas Damkar Terungkap, Polisi Bantah Keterlibatan Oknum AparatBerdasarkan keterangan saksi di lokasi, para pelaku langsung melarikan diri setelah melakukan penyerangan tanpa mengambil apa pun dari dalam rumah. Saat ini kedua tersangka telah diamankan di kantor polisi untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Penyidik juga masih terus mengumpulkan barang bukti tambahan guna memperkuat proses penyidikan.Polisi berharap seluruh rangkaian penyelidikan dapat segera mengungkap secara jelas motif serta latar belakang pembunuhan yang sempat menggemparkan warga Bantul tersebut.***
Read More
Pengakuan Mengejutkan Selebgram Nabilah O’Brien: Mengaku Korban Pencurian, Justru Jadi Tersangka di Bareskrim
Pengakuan Mengejutkan Selebgram Nabilah O’Brien: Mengaku Korban Pencurian, Justru Jadi Tersangka di Bareskrim
Lingkaran.id - Selebgram Nabilah O'Brien tengah menjadi sorotan publik setelah mengungkap permasalahan hukum yang menimpanya. Ia mengaku mengalami peristiwa pencurian, namun justru berujung ditetapkan sebagai tersangka oleh penyidik di Bareskrim Polri.Pengakuan tersebut disampaikan Nabilah melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, @nabobrien, yang dipublikasikan pada Kamis (5/3/2026). Dalam unggahan itu, ia menceritakan alasan mengapa selama ini memilih bungkam terkait kasus yang dialaminya.Situasi Global Memanas, Prabowo Titip Pesan Penting untuk Seluruh Rakyat IndonesiaMenurut Nabilah, rasa takut menjadi faktor utama yang membuatnya tidak berani berbicara kepada publik selama berbulan-bulan. Ia mengaku khawatir jika penjelasan yang ia sampaikan justru memperburuk situasi hukum yang sedang dihadapinya.Dalam pernyataannya, Nabilah menegaskan bahwa dirinya merasa berada di posisi yang tidak adil. Ia mengaku sebagai korban pencurian, tetapi justru harus menghadapi proses hukum sebagai pihak yang dituduh melakukan kesalahan.“Selama lima bulan saya memilih diam karena merasa takut untuk bersuara. Saya korban pencurian, tetapi justru ditetapkan sebagai tersangka,” tulisnya dalam unggahan tersebut.Setelah menahan diri cukup lama, Nabilah akhirnya memberanikan diri untuk menyampaikan cerita yang ia alami kepada publik. Ia mengaku langkah tersebut diambil sebagai upaya untuk mencari keadilan sekaligus mendapatkan perhatian dari pihak berwenang.Dalam pengakuannya, Nabilah juga mengungkapkan bahwa selama proses tersebut ia merasa mendapatkan tekanan. Ia menyebut ada pihak yang memintanya mengakui bahwa informasi yang sebelumnya ia sampaikan kepada publik, termasuk rekaman CCTV yang sempat ia unggah, merupakan fitnah.Tak hanya itu, Nabilah juga mengaku sempat diminta menyerahkan sejumlah uang dengan nilai yang sangat besar. Ia menyebut angka yang diminta mencapai Rp1 miliar.“Saya diminta mengakui bahwa apa yang saya sampaikan, termasuk rekaman CCTV yang saya unggah, adalah fitnah. Selain itu, saya juga diminta uang sebesar Rp1 miliar,” ungkapnya.Menurutnya, berbagai upaya telah ia lakukan untuk membela diri selama proses tersebut berlangsung. Namun, rasa takut yang terus menghantui membuatnya sempat merasa tidak memiliki tempat untuk meminta perlindungan.Melalui unggahan yang sama, Nabilah juga menyampaikan permohonan kepada pihak-pihak yang memiliki kewenangan untuk memperhatikan kasus yang sedang ia hadapi. Ia berharap persoalan tersebut dapat ditangani secara transparan dan memberikan kepastian hukum.Secara khusus, ia meminta perhatian dari Komisi III DPR RI serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo agar membantu memastikan keadilan dapat ditegakkan. Nabilah berharap kasus ini dapat segera menemukan titik terang sehingga ia dapat melanjutkan kehidupannya dengan tenang.Berpura-pura Jadi Penolong, Oknum Ojol Diduga Jambret Ibu-ibu Diamankan“Saya hanya ingin keadilan ditegakkan. Saya berharap bisa kembali menjalani hidup dengan normal,” tulisnya menutup pernyataan tersebut.Hingga kini, kasus yang melibatkan selebgram tersebut masih menjadi perhatian publik dan menimbulkan berbagai pertanyaan terkait kronologi sebenarnya dari peristiwa yang terjadi.***
Read More
Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Bocah 12 Tahun Ditemukan Tewas Bersimbah Darah di Rumahnya
Lingkaran.id - Warga Kampung Warung Tiwu, Desa Cipatat, Kecamatan Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat digegerkan dengan penemuan jasad seorang bocah sekolah dasar yang ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya pada Selasa sore (3/3/2026). Korban yang diketahui berinisial AS (12) diduga menjadi korban tindak kekerasan yang berujung pada pembunuhan.Peristiwa tragis ini pertama kali diketahui oleh ibu kandung korban berinisial SS, yang baru saja pulang dari aktivitas mengajar di sebuah madrasah. Saat tiba di rumah, ia merasakan suasana yang tidak biasa. Biasanya, anaknya selalu menyambut kepulangannya dengan bermain atau bersembunyi di bawah tangga rumah, namun kali ini sang anak tidak terlihat.THR 2026 Dipotong Pajak, Begini Skema PerhitungannyaMerasa khawatir, SS kemudian mencari keberadaan anaknya ke seluruh bagian rumah. Ia sempat naik ke lantai dua untuk memeriksa beberapa ruangan. Saat memeriksa kamar mandi, ia melihat sesuatu yang janggal pada ember yang biasanya dalam keadaan terbuka namun kali ini tertutup.Kecurigaan semakin bertambah ketika ia melihat kondisi kamar yang tidak seperti biasanya. Di sekitar tempat tidur terlihat adanya ceceran darah serta posisi kasur yang terbalik. Saat kasur tersebut dibuka, SS mendapati anaknya sudah dalam kondisi tidak bernyawa dengan tubuh bersimbah darah.Kejadian tersebut membuat sang ibu histeris. Ia kemudian segera melaporkan peristiwa tersebut kepada Ketua RT dan RW setempat.Kapolsek Cipatat, Kompol Iwan Setiawan, mengatakan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) bersama tim Inafis menemukan sejumlah luka pada tubuh korban yang diduga berasal dari senjata tajam.“Dari hasil olah TKP, terdapat sekitar empat luka pada bagian leher dan punggung korban. Di lokasi juga ditemukan banyak darah yang berceceran,” ungkapnya.Selain itu, polisi juga menemukan adanya barang milik korban yang hilang dari lokasi kejadian. Sebuah telepon genggam yang biasa digunakan oleh korban diketahui tidak berada di tempatnya.“Ada barang korban yang hilang, yaitu handphone yang biasa digunakan oleh korban. Hal itu sudah dikonfirmasi oleh ibu korban,” tambahnya.Ketua RW setempat, Dadang Ansori, mengaku menerima laporan mengenai kejadian tersebut sekitar pukul 16.00 WIB. Setelah menerima informasi, ia langsung mendatangi rumah korban bersama Ketua RT setempat.Namun, Dadang mengaku tidak berani melihat langsung kondisi korban di lantai dua rumah tersebut karena situasinya yang cukup mengerikan.“Saya mendapat kabar sekitar jam empat sore dari keluarga korban. Saya langsung datang ke rumah bersama RT, tapi saya tidak berani naik ke atas. Yang melihat langsung hanya keluarga dan pihak kepolisian,” ujarnya.Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke pihak kepolisian. Aparat dari Polsek Cipatat bersama Satreskrim Polres Cimahi langsung melakukan penyelidikan di lokasi kejadian untuk mengungkap penyebab kematian korban.Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih sekitar pukul 19.00 WIB untuk menjalani proses autopsi guna mengetahui secara pasti penyebab kematiannya.Viral Surat Permohonan Bingkisan Lebaran Lurah Jadi Sorotan, Camat Perintahkan PenarikanHingga kini, pihak kepolisian masih terus melakukan penyelidikan mendalam terkait peristiwa tersebut. Polisi juga tengah mengumpulkan berbagai keterangan dan bukti di lokasi kejadian guna mengungkap pelaku di balik kematian tragis bocah tersebut.“Kami masih melakukan penyelidikan bersama Satreskrim Polres Cimahi. Mudah-mudahan kasus ini bisa segera terungkap,” tutup Iwan.
Read More
Situasi Global Memanas, Prabowo Titip Pesan Penting untuk Seluruh Rakyat Indonesia
Situasi Global Memanas, Prabowo Titip Pesan Penting untuk Seluruh Rakyat Indonesia
Lingkaran.id - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, menyampaikan pesan khusus kepada seluruh masyarakat Indonesia agar terus menjaga persatuan dan kebersamaan di tengah situasi global yang sedang memanas. Seruan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya setelah adanya serangan yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.Imbauan tersebut disampaikan Presiden melalui Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, usai mengikuti pertemuan bersama Presiden di Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu.Israel Diduga Dalang Serangan Kilang Aramco di Saudi, Ketegangan Kian MemuncakMenurut Muzani, Presiden Prabowo menilai perkembangan situasi internasional berpotensi memicu perbedaan pandangan di tengah masyarakat. Jika tidak disikapi dengan bijak, kondisi tersebut dikhawatirkan dapat memengaruhi keharmonisan sosial serta memunculkan perpecahan di dalam negeri.“Presiden menyampaikan pesan agar seluruh rakyat Indonesia tetap menjaga persatuan, kekompakan, serta kebersamaan. Situasi global seperti saat ini bisa membuat masyarakat memiliki sudut pandang yang berbeda-beda, dan jika tidak dikelola dengan baik, hal itu bisa mengganggu keharmonisan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujar Muzani kepada awak media.Ia juga menegaskan bahwa Presiden Prabowo berulang kali menekankan bahwa setiap kebijakan yang diambil oleh pemerintah selalu didasarkan pada kepentingan bangsa dan negara. Menurut Muzani, kepala negara berkomitmen menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) serta memperkuat persatuan di tengah dinamika global.“Presiden selalu menegaskan bahwa semua langkah dan kebijakan yang diambil semata-mata untuk kepentingan bangsa dan negara, demi menjaga persatuan dan keutuhan Republik Indonesia,” jelasnya.Pesan tersebut juga menjadi bagian dari pembahasan dalam sebuah forum diskusi kebangsaan yang digelar di Istana Merdeka pada Selasa malam (3/3/2026). Dalam pertemuan tersebut, Presiden Prabowo mengundang sejumlah tokoh nasional untuk berdialog mengenai berbagai isu strategis, termasuk perkembangan situasi geopolitik dunia.Forum tersebut dihadiri oleh sejumlah pemimpin nasional, di antaranya Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Presiden ke-7 RI Joko Widodo, serta beberapa mantan wakil presiden seperti Jusuf Kalla, Boediono, dan KH Ma’ruf Amin. Selain itu, hadir pula sejumlah mantan menteri luar negeri, pimpinan partai politik, serta jajaran menteri dari Kabinet Merah Putih.Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia akibat Serangan Udara, Iran BerdukaMuzani menggambarkan suasana pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Para tokoh nasional yang hadir berdiskusi santai mengenai berbagai persoalan bangsa dan perkembangan global yang sedang berlangsung.“Suasananya sangat cair dan penuh kekeluargaan. Sesekali diselingi candaan, tetapi diskusinya tetap serius. Presiden juga menjelaskan secara detail pandangannya terkait situasi global yang sedang berkembang,” ungkapnya.Pemerintah berharap masyarakat Indonesia tetap menjaga sikap bijak dalam menyikapi berbagai isu internasional yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh narasi yang berpotensi memecah belah persatuan bangsa.***
Read More
Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Isi Surat yang Ditinggalkan Bikin Terenyuh
Bayi Dua Hari Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk, Isi Surat yang Ditinggalkan Bikin Terenyuh
Lingkaran.id - Warga di kawasan Jalan Pejaten Raya, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan, digegerkan dengan penemuan seorang bayi perempuan yang diletakkan di dalam gerobak nasi uduk pada Selasa (3/3/2026) sore. Bayi yang diperkirakan baru berusia dua hari itu ditemukan dalam kondisi terbungkus di dalam tas belanja berwarna hitam bersama sejumlah perlengkapan bayi.Kepolisian menduga bayi tersebut sengaja ditinggalkan oleh seorang anak perempuan berinisial Z yang disebut berusia sekitar 12 tahun. Dugaan tersebut muncul setelah petugas menemukan secarik kertas berisi pesan yang diduga ditulis oleh anak tersebut dan diletakkan bersama bayi di dalam tas.Penganiayaan Sadis Suami Tega Tusuk Mata Istri Pakai CutterKapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, menjelaskan bahwa berdasarkan isi pesan yang ditemukan, bayi perempuan tersebut diperkirakan lahir pada Senin, 2 Maret 2026.“Dalam surat tersebut disebutkan bayi berjenis kelamin perempuan dan diperkirakan berusia sekitar dua hari. Tulisan itu diduga dibuat oleh seorang anak berinisial Z yang meninggalkan bayi tersebut di lokasi,” ujar Anggiat dalam keterangan resminya.Dalam pesan yang ditinggalkan, Z mengaku sebagai kakak dari bayi tersebut. Ia juga menuliskan nama sang adik dengan inisial AR. Menurut isi surat, bayi tersebut lahir pada awal Maret 2026, namun ibu mereka meninggal dunia saat proses persalinan.Melalui pesan itu, Z memohon kepada siapa pun yang menemukan bayi tersebut agar bersedia merawat dan membesarkannya dengan baik. Ia juga menyampaikan harapan agar sang adik dapat memiliki kehidupan yang lebih baik di masa depan.“Assalamualaikum, Bapak/Ibu yang menemukan adik saya. Saya Z ingin meminta tolong untuk merawat adik saya karena ibu saya meninggal saat melahirkan,” tulisnya dalam pesan tersebut.Z juga menyampaikan bahwa dirinya tidak akan kembali mencari atau mengunjungi sang adik. Ia berharap orang yang menemukan bayi tersebut dapat memperlakukannya seperti anak sendiri agar masa depan sang bayi tidak mengalami kesulitan seperti yang dialaminya.Bayi itu pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Dinda yang tinggal tidak jauh dari lokasi kejadian. Saat berada di lantai dua rumahnya, Dinda mendengar suara tangisan bayi dari arah depan rumah.Setelah mencoba mencari sumber suara, Dinda mendapati tangisan tersebut berasal dari sebuah gerobak nasi uduk yang berada di pinggir jalan. Saat diperiksa, ia menemukan bayi yang diletakkan di dalam tas belanja.“Saksi mendengar tangisan bayi dari arah gerobak di depan rumahnya. Setelah dicek, ternyata benar ada bayi di dalam tas,” jelas Anggiat.Dinda kemudian memberi tahu ibunya sebelum akhirnya membawa bayi tersebut ke dalam rumah untuk diamankan. Setelah itu, pihak keluarga segera melaporkan kejadian tersebut kepada aparat kepolisian.Petugas yang datang ke lokasi kemudian membawa bayi tersebut ke Puskesmas Pasar Minggu untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan awal. Selanjutnya, penanganan bayi tersebut akan dikoordinasikan bersama Dinas Sosial.Selain surat, petugas juga menemukan beberapa perlengkapan bayi di dalam tas, di antaranya sekotak susu bayi berwarna merah, tisu basah, serta sepasang sarung tangan bayi berwarna biru.Identitas Peneror Petugas Damkar Terungkap, Polisi Bantah Keterlibatan Oknum AparatHingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas penelantaran bayi tersebut. Polisi juga telah memeriksa rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.Kasus ini masih terus didalami guna memastikan kronologi lengkap serta keberadaan pihak yang meninggalkan bayi tersebut.***
Read More
Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di Qatar, Ketegangan Timur Tengah Kian Memuncak
Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer AS di Qatar, Ketegangan Timur Tengah Kian Memuncak
Lingkaran.id - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah sebuah rudal balistik yang diduga diluncurkan dari Iran dilaporkan menghantam kompleks pangkalan militer Amerika Serikat di Al-Udeid Air Base, Qatar, pada Selasa (3/3/2026) malam waktu setempat. Insiden ini terjadi di tengah memanasnya hubungan antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel, menyusul rangkaian serangan yang sebelumnya dilaporkan dilakukan oleh Washington bersama Tel Aviv terhadap sejumlah target di wilayah Iran.Kementerian Pertahanan Qatar dalam pernyataan resminya mengungkapkan bahwa dua rudal balistik terdeteksi diluncurkan dari wilayah Iran menuju Qatar. Sistem pertahanan udara Qatar berhasil mencegat satu rudal sebelum mencapai sasaran, sementara satu rudal lainnya dilaporkan berhasil mencapai area kompleks pangkalan militer Al-Udeid yang berada di barat daya ibu kota Doha.Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia akibat Serangan Udara, Iran BerdukaMeski rudal tersebut mengenai kawasan pangkalan, otoritas Qatar memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.“Sistem pertahanan udara kami berhasil mencegat satu rudal, sedangkan satu rudal lainnya menghantam pangkalan Al-Udeid tanpa menimbulkan korban,” demikian pernyataan resmi Kementerian Pertahanan Qatar.Hingga saat ini, pihak berwenang belum mengungkap secara rinci mengenai tingkat kerusakan fasilitas akibat insiden tersebut.Al-Udeid Air Base sendiri dikenal sebagai salah satu fasilitas militer paling strategis milik Amerika Serikat di Timur Tengah. Pangkalan yang berada di kawasan gurun dekat Doha itu menjadi markas utama bagi United States Central Command (CENTCOM) yang mengoordinasikan berbagai operasi militer AS di wilayah luas mulai dari Afrika Utara hingga Asia Tengah.Pangkalan tersebut mampu menampung sekitar 10.000 personel militer serta dilengkapi dengan berbagai armada pesawat tempur dan sistem logistik militer penting.Di tengah situasi yang memanas, otoritas Qatar juga mengungkapkan bahwa sejak dimulainya gelombang serangan balasan dari Iran, sistem pertahanan mereka telah mendeteksi ratusan proyektil yang mengarah ke wilayah kawasan Teluk.Berdasarkan data yang disampaikan pemerintah Qatar, tercatat sebanyak 101 rudal balistik, tiga rudal jelajah, serta 39 drone bunuh diri telah diluncurkan. Dari jumlah tersebut, pihak militer Qatar mengklaim berhasil mencegat seluruh rudal dan menghancurkan setidaknya 24 drone sebelum mencapai target.Eskalasi konflik ini bermula dari serangan besar yang dilancarkan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah fasilitas di Iran pada Sabtu (28/2). Serangan tersebut memicu respons cepat dari Teheran yang kemudian meluncurkan rentetan rudal dan drone ke berbagai target di Israel serta pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk.Di sisi lain, laporan dari Bulan Sabit Merah Iran menyebutkan bahwa gelombang serangan terbaru telah menyebabkan sedikitnya 787 orang tewas.Israel Diduga Dalang Serangan Kilang Aramco di Saudi, Ketegangan Kian MemuncakPemerintah Qatar pun mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi. Otoritas setempat menegaskan bahwa angkatan bersenjata Qatar berada dalam kondisi siaga penuh untuk menjaga keamanan wilayah dan melindungi kedaulatan negara.Konflik yang terus berkembang ini memunculkan kekhawatiran internasional bahwa eskalasi di Timur Tengah dapat meluas menjadi konflik regional yang lebih besar apabila tidak segera diredam melalui jalur diplomasi.***
Read More
Palembang Bersolek, Ratu Dewa Tekankan Nilai Sejarah dalam Setiap Pembangunan
Palembang Bersolek, Ratu Dewa Tekankan Nilai Sejarah dalam Setiap Pembangunan
Lingkaran.id - Pemerintah Kota Palembang mulai mematangkan langkah transformasi wajah kota melalui program beautifikasi yang menyeluruh. Di bawah kepemimpinan Wali Kota Ratu Dewa dan Wakil Wali Kota Prima Salam, pembangunan tidak lagi sekadar berorientasi pada keindahan visual, melainkan juga menonjolkan jati diri dan nilai historis daerah.Komitmen tersebut ditegaskan dalam rapat pembahasan Detail Engineering Design (DED) yang berlangsung di Ruang Vidcon Rumah Dinas Wali Kota, Selasa (3/3/2026). Dalam forum yang dihadiri pengembang dan mitra kerja itu, Ratu Dewa menekankan pentingnya menghadirkan makna dalam setiap elemen pembangunan.Duta Generasi Digital Intelektual Kupas Peran Anak Muda di Era Teknologi dalam “Cerito Wong Kito” Talkshow Sriwijaya TVMenurutnya, proses mempercantik kota harus selaras dengan upaya merawat akar budaya. Ia ingin ruang publik dan bangunan yang dibangun ke depan mampu merepresentasikan perjalanan sejarah Palembang, sekaligus menjawab kebutuhan kota modern.“Setiap pembangunan harus memuat filosofi, nilai sejarah, dan identitas Palembang. Jangan hanya indah dipandang, tapi juga punya cerita,” ujarnya di hadapan peserta rapat.Dalam pemaparan rencana strategis, sejumlah kawasan prioritas masuk agenda pembenahan. Salah satunya adalah kawasan Kambang Iwak yang dirancang memiliki ikon baru berupa jembatan tematik serta air terjun menari berbasis teknologi. Fasilitas tersebut diharapkan menjadi magnet wisata sekaligus ruang interaksi masyarakat.Selain itu, revitalisasi ruang terbuka hijau juga menjadi fokus. Penataan ulang Taman Kambang Iwak Kecik, kawasan Siti Khadijah, hingga pengembangan Keramasan Park disiapkan sebagai ruang publik yang lebih nyaman dan representatif.Program beautifikasi turut menyasar jalur-jalur protokol dan simpul lalu lintas strategis. Penataan median jalan dan taman akan dilakukan di sejumlah ruas vital, mulai dari Simpang Polda menuju Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II, Simpang Polda ke Bundaran Air Mancur Masjid Agung, hingga sepanjang Jalan Jenderal Ahmad Yani, DI Panjaitan, Rasyid Sidiq, dan Wahid Hasyim.Ratu Dewa meminta setiap rencana disusun secara detail, mulai dari konsep desain, kebutuhan anggaran, hingga dampak jangka panjang terhadap tata ruang kota. Dalam rapat tersebut, beberapa catatan revisi bahkan langsung diberikan untuk memastikan dokumen perencanaan benar-benar matang sebelum direalisasikan.Ia menegaskan, alokasi anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus meningkatkan daya tarik kota di mata wisatawan.Ratu Dewa Kenang Sosok Alex Noerdin sebagai Pemimpin Visioner yang Berjasa Besar bagi SumselProgram ini menjadi bagian dari visi mempertegas posisi Palembang sebagai kota bersejarah yang terus berkembang. Perpaduan antara sentuhan teknologi modern dan penguatan nilai filosofis diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang tertata, nyaman, dan berkarakter.“Ini bukan sekadar memperindah tampilan, tetapi membangun citra Palembang sebagai kota yang modern tanpa meninggalkan sejarahnya,” tutup Ratu Dewa.Dengan langkah tersebut, Pemkot optimistis transformasi yang dirancang akan membawa Palembang menuju wajah baru yang lebih representatif dan berdaya saing.***
Read More
Israel Diduga Dalang Serangan Kilang Aramco di Saudi, Ketegangan Kian Memuncak
Israel Diduga Dalang Serangan Kilang Aramco di Saudi, Ketegangan Kian Memuncak
Lingkaran.id - Ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah kembali meningkat setelah serangan drone menghantam kilang minyak terbesar Arab Saudi di Ras Tanura. Insiden yang terjadi pada Senin (2/3/2026) itu memicu saling tuding antara Iran dan sejumlah media Barat terkait dalang di balik serangan tersebut.Fasilitas yang disasar merupakan kompleks pengolahan dan ekspor minyak utama milik raksasa energi Saudi Aramco, yang terletak di pesisir Teluk Persia. Kilang Ras Tanura diketahui memiliki kapasitas produksi sekitar 550 ribu barel minyak per hari dan memegang peran penting dalam rantai pasok energi global.Ayatollah Ali Khamenei Meninggal Dunia akibat Serangan Udara, Iran BerdukaMedia pemerintah Iran, Tasnim News Agency, mengutip sumber militer yang menuding Israel sebagai pihak yang berada di balik peluncuran drone tersebut. Dalam laporan itu disebutkan, serangan diduga bertujuan untuk mencoreng nama Iran sekaligus mengalihkan perhatian dunia internasional dari tudingan aksi militer Israel terhadap fasilitas sipil di wilayah Iran.Sumber yang sama bahkan menyebut kemungkinan adanya target lain dalam rangkaian operasi tersebut, termasuk pelabuhan Fujairah di Uni Emirat Arab.Namun, narasi berbeda muncul dari laporan kantor berita Reuters yang justru menyebut Iran sebagai pihak yang bertanggung jawab atas serangan tersebut. Perbedaan informasi ini semakin memperlihatkan tajamnya perang opini di tengah situasi kawasan yang sensitif.Sementara itu, dalam keterangan kepada Al Arabiya, juru bicara Kementerian Pertahanan Arab Saudi mengungkapkan bahwa dua drone berhasil dicegat sebelum mencapai target utama. Meski demikian, serpihan hasil pencegatan memicu kebakaran terbatas di area kompleks kilang. Sebagai langkah pengamanan, operasional fasilitas sempat dihentikan sementara.Pengumuman Penting Iran Usai Khamenei Tewas, Berikut Isi LengkapnyaInsiden di Ras Tanura terjadi di tengah dinamika hubungan yang belum stabil antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel. Serangan ini menambah daftar panjang ketegangan yang berpotensi memicu eskalasi lebih luas di kawasan Teluk.Hingga kini, belum ada pernyataan resmi yang sepenuhnya mengonfirmasi siapa aktor utama di balik serangan tersebut. Klaim dan bantahan terus bergulir, menyisakan tanda tanya besar: apakah ini murni operasi militer terbatas, atau bagian dari strategi yang lebih luas untuk memancing konflik terbuka di Timur Tengah.***
Read More
Penganiayaan Sadis Suami Tega Tusuk Mata Istri Pakai Cutter
Penganiayaan Sadis Suami Tega Tusuk Mata Istri Pakai Cutter
Lingkaran.id  - Seorang ibu rumah tangga berinisial F (34) melaporkan pria yang disebut sebagai suami sirinya ke Polda Sumatera Selatan setelah mengalami luka serius di bagian mata akibat serangan menggunakan pisau cutter.Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Jalan Rajawali, Kelurahan 9 Ilir, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang, pada Selasa (24/2/2026). Saat ini, korban masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit lantaran bola mata kirinya mengalami luka cukup parah akibat tusukan benda tajam.Identitas Peneror Petugas Damkar Terungkap, Polisi Bantah Keterlibatan Oknum AparatBerdasarkan keterangan keluarga, insiden bermula ketika korban yang sehari-hari bekerja sebagai asisten rumah tangga (ART) pergi berbelanja ke sebuah minimarket. Setelah selesai berbelanja dan hendak kembali ke rumah majikannya, korban tiba-tiba dihampiri oleh terlapor bernama Sahidin.Ayah korban, RM Ilyas Sofyan, menjelaskan bahwa pelaku datang dan mengajak korban masuk ke dalam mobil. Namun, ajakan tersebut ditolak lantaran hubungan keduanya dikabarkan sudah tidak lagi harmonis.“Anak saya bertemu dengan terlapor saat sedang bekerja. Ketika sudah berada di depan rumah majikannya, pelaku mengajak masuk ke mobil, tetapi korban menolak,” ujar Ilyas, Jumat (27/2/2026).Penolakan itu diduga memicu emosi pelaku. Dalam kondisi marah, terlapor disebut mengeluarkan pisau cutter dari saku celananya dan langsung mengarahkannya ke korban. Nahas, mata kiri korban menjadi sasaran tusukan.Tak berhenti di situ, pelaku kembali berupaya menyerang bagian mata kanan korban. Beruntung, korban berhasil menghindar sehingga luka hanya terjadi di satu sisi. Setelah melakukan aksinya, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian.“Setelah menusuk, dia langsung kabur. Sekarang anak saya dirujuk ke rumah sakit khusus mata untuk penanganan lebih lanjut,” tambah sang ayah.Tragis, Ibu Mertua Jadi Korban Dugaan Pemerkosaan oleh MenantuSementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya saat dikonfirmasi menyatakan pihaknya akan mengecek laporan tersebut dan memastikan penanganannya di satuan kerja terkait.“Terima kasih informasinya, nanti akan kami cek lebih lanjut,” ujarnya singkat.Kasus ini kini dalam penanganan kepolisian. Aparat diharapkan segera menindaklanjuti laporan korban guna mengungkap keberadaan pelaku dan memprosesnya sesuai hukum yang berlaku.***
Read More
Berita Populer Bulan ini
Elearning Course Thinkedu
Berita Terbaru
Pilih yang terbaik